Apes, Pemancing Tersambar Petir

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Minggu, 13 Januari 2019 16:20 WIB
Apes, Pemancing Tersambar Petir

Ilustrasi petir/Ist-The Independent

Harianjogja.com, BANTUL—Nasib nahas dialami seorang pemancing pasiran asal Pleret, Kabupaten Bantul. Mujahidin, 30, warga Dusun Karanggayam, Desa Segoroyoso, Kecamatan Pleret harus dilarikan ke rumah sakit lantaran tersambar petir saat memancing di tepi Pantai Depok, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, Minggu (13/1/2019). Akibatnya, dia mengalami luka bakar serius di bagian wajah dan beberapa bagian tubuhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Harianjogja.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, saat korban bersama teman-temannya sedang memancing pasiran (teknik memancing di tepi laut). Saat kejadian, kondisi cuaca di sekitar lokasi memang sedang mendung gelap dan turun hujan dengan intensitas sedang.

Mendadak ada petir lansung menyambar Mujahidin. Mengetahui kawannya terkapar, beberapa pemancing lainnya segera melarikan Mujahidin ke Rumah Sakit Darma Husada, Duwuran, Desa Parangtritis. Akan tetapi lantaran luka yang serius, pihak rumah sakit merujuk korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul.

Hingga Minggu siang, Mujahidin masih dalam perawatan intensif di RSUD Panembahan Senopati Bantul. "Korban selamat, masih dalam penananan dokter di RSUD Panembahan Senopati Bantul," kata salah satu anggota SAR Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Wilayah 3 Parangtritis-Depok, Dwi Purwanto.

Kanitreskrim Polsek Kretek, Iptu Jumadi membenarkan adanya laporan orang tersambar petir di Pantai Depok. Sayangnya dia enggan banyak berkomentar lantaran peristiwa tersebut murni kecelakaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online