Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Ilustrasi. /JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo akan menghibahkan 1.200 kotak suara dari alumunium yang tidak terpakai lagi ke Pemerintah Kabupaten Kulonprogo.
Kotak suara bekas Pemilu 2014 tersebut sudah tidak terpakai lagi karena KPU akan memakai kotak suara transparan dari dupleks untuk Pemilu 2019.
Ketua Divisi Keuangan Umum Logistik dan Rumah Tangga KPU Kulonprogo Ibah Muthiah mengatakan kotak suara aluminium tak dipakai lagi di pemilu kali ini karena mesti menggunakan kotak suara baru yang transparan.
“Sejauh ini sudah ada proses hibah dan penghapusan, nanti tergantung dari Pemkab mau seperti apa," ujarnya kepada Harian Jogja, Senin (14/1/2019). Selain kotak suara, di KPU juga terdapat 4.196 bilik suara. Namun, untuk bilik suara, KPU akan memanfaatkannya untuk gelaran Pemilu 2019.
Bilik suara yang sudah didistribusikan dari KPU Pusat ke KPU Kulonprogo sebanyak 839 unit. Sementara, kebutuhan KPU Kulonprogo 5.032 unit. Maka pihaknya akan memenuhi kebutuhan itu dari bilik suara bekas pemakaian di Pemilu 2014.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.