Pendapatan Gunungkidul 2025 Capai Rp2,067 Triliun, PAD Lampaui Target
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
Komisioner Bidang Teknis KPU Gunungkidul, Andang Nugroho mencoba menduduki kotak suara berbahan dupleks di Kantor KPU Gunungkidul, Rabu (19/12/2018). /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul terus mempersiapkan kebutuhan untuk kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019. Sambil menunggu pengiriman surat suara yang diprediksi datang pada awal Maret 2019, KPU bakal mulai merangkai kotak suara untuk pencoblosan.
Rencananya proses merangkai kotak suara berbahan karton dupleks dilaksanakan pada Februari 2019. Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan jajarannya sudah menyiapkan proses perangkaian kotak suara. Namun demikian untuk kebutuhan tenaga perangkai masih belum bisa memastikan lantaran KPU masih akan melakukan simulasi perangkaian. “Simulasi yang kami lakukan, satu kotak selesai dalam waktu dua menit. Jadi ini akan menjadi dasar berapa tenaga yang dibutuhkan untuk merangkai,” kata Hani kepada wartawan, Rabu (23/1/2019).
Menurut dia, pendataan kebutuhan tenaga perangkai sangat penting karena disesuaikan dengan waktu dan pelaksanaan tahapan dalam Pemilu 2019. Untuk kotak suara yang harus dirangkai ada 13.868 unit. “Mudah-mudahan semua berjalan lancar sehingga tahapan pemilu di Gunungkidul tidak terganggu,” katanya.
Hani menambahkan kegiatan perangkaian kotak suara hanya bagian dari persiapan KPU Gunungkidul untuk Pemilu 2019. Pasalnya, KPU juga menyiapkan kebutuhkan logistik lainnya seperti alat untuk pencoblosan di TPS hingga kebutuhan formulir untuk rekapitulasi hasil penghitungan suara. “Untuk surat suara masih dalam proses. Kemungkinan baru dikirim ke Gunungkidul pada awal Maret 2019. Sambil menunggu jatah pengiriman, kami selesaikan kebutuhan kebutuhan logistik yang sudah ada terlebih dahulu,” kata Hani.
Hal senada diungkapkan oleh Anggota KPU DIY, Muhammad Ikhsan. Menurut dia, pencetakan surat suara ditangani langsung oleh KPU Pusat. “Masih berjalan dan proses pencetakan baru dimulai pada pertengahan Januari ini,” kata Ikhsan.
Dia menjelaskan sesuai dengan penyelenggaraan di periode-periode sebelumnya, distribusi surat suara di awal-awal pencetakan difokuskan untuk wilayah terjauh. Oleh karena itu Ikhsan memprediksi pengiriman ke wilayah DIY baru terlaksana mulai akhir Februari hingga awal Maret 2019. “Kami masih menunggu. Mudah-mudahan pencetakan berjalan lancar sehingga pengiriman bisa tepat waktu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
Menkeu Purbaya menegaskan setiap kebijakan strategis Presiden Prabowo melalui kajian fiskal. Defisit APBN dijaga di bawah 3 persen PDB.
Delapan biksu tewas setelah ditabrak mobil bak terbuka yang dikemudikan bocah berusia 11 tahun di Provinsi Mukdahan, Thailand.
Korban gempa Venezuela terus bertambah. Sebanyak 12.400 orang terluka, 2.295 meninggal, sementara tiga WNI dipastikan selamat.
Program Makan Bergizi Gratis di DIY telah menjangkau 888.963 penerima hingga Mei 2026 dengan realisasi anggaran mencapai Rp835,55 miliar.
Swiss memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Aljazair 2-0 lewat gol Breel Embolo dan Dan Ndoye.