Salah satu rangkaian acara dalam perayaan natal 2018 Komunitas Insan Pariwisata Kristiani Yogyakarta di Imperial Ballroom The Rich Hotel pada Sabtu (26/1/2019). /Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, SLEMAN-- Komunitas Insan Pariwisata Kristiani Yogyakarta (KIPKY) menggelar perayaan natal 2018 di Imperial Ballroom The Rich Hotel pada Sabtu (26/1/2019). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB ini dihadiri ratusan Insan Pariwisata Kristiani di Yogyakarta.
Ketua KIPKY Edi Prasetyo menjelaskan pada perayaan kali ini, pihaknya mengambil tema Damai Sejahtera Allah di Bumi Pancasila, hal tersebut, kata dia, dilatar belakangi oleh situasi di Indonesia memasuki tahun politik 2019.
"Memasuki tahun politik, meskipun berbeda-beda suku, agama, golongan, kita harus tetap bersatu dan tidak terpecah belah," kata dia kepada Harian Jogja, Sabtu (26/1).
Ia mengatakan, KIPKY merupakan Komunitas Insan Pariwisata Kristiani yang terdiri dari Hotel, Restoran, Travel Agent, dan Lembaga Pendidikan Kristiani di DIY. Komunitas ini, kata dia, sudah berdiri sejak 18 tahun lalu dan rutin menggelar perayaan natal setiap tahunnya.
"Setiap tahun, tema yang diangkat berbeda, dan juga tempat yang digunakan berpindah-pindah," ucap dia.
Ia juga mengatakan, ada yang berbeda pada perayaan natal yang digelar oleh KIPKY ini. Pihaknya, menerapkan konsep budaya kepada para Insan Pariwisata yang hadir pada perayaan natal.
"Jadi yang hadir menggunakan pakaian adat sesuai dari daerah masing-masing, dan diakhir perayaan ada doorprize untuk pakaian adat terbaik, ini juga sebagai upaya melestarikan budaya," ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, ia menuturkan bahwa akan terjalin kerjasama dan komunikasi antara Insan Pariwisata Kristiani yang terdiri dari Hotel, Restoran, Travel Agent di DIY meski berbeda-beda perusahaan.
"Karena secara prinsip, kami mempunyai motivasi pekerjaan yg sama, yaitu melayani kepada wisatawan yang berkunjung ke DIY," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.