Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Kepala DPAD DIY Monika Nur Listiyani memberikan sambutan dalam bedah buku yang digelar di Balai Desa Nomporejo, Kecamatan Galur, Selasa (29/1/2019).-Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku berjudul Saat Berharga untuk Anak Kita di Balai Desa Nomporejo, Kecamatan Galur, Selasa (29/1/2019). Dengan bedah buku tersebut, diharapkan orang tua bisa memahami pola asuh pada anak dan mendorong orang tua bisa memanfaatkan waktu bersama anak.
Kepala DPAD DIY Monika Nur Listiyani mengatakan kantornya menargetkan bedah buku di tahun ini sebanyak 60 kali di tiap desa. Sementara tahun lalu Dispar DIY sudah menggelar bedah buku sebanyak 48 kali.
Melalui bedah buku berjudul Saat Berharga untuk Anak Kita, Monika berharap masyarakat bisa memahami dengan baik makna mendidik anaknya. “Buku ini mengajarkan bagaimana orang tua berperan dalam mendidik anaknya. Harapannya ke depan ibu-ibu yang hadir dalam bedah buku ini faham betul bagaimana mendidik anak,” ujarnya, Selasa.
Sasaran dalam bedah buku yang digelar DPAD DIY yaitu masyarakat di desa. Monika mendorong agar masyarakat bisa memanfaatkan adanya perpustakaan di desa untuk mendapatkan informasi ataupun pembelajaran. Semua desa di DIY ada 438 desa dan semuanya dibantu DPAD DIY mendirikan perpustakaan. Harapannya di desa tidak mempunyai kesulitan dalam mengakses buku.
Wakil Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY Nur Sasmito mengungkapkan dengan bedah buku yang digelar DPAD DIY tersebut, bisa menjadikan ajang saling belajar bagi warga. Ia juga berharap agar masyarakat bisa menerapkan hasil dari bedah buku tersebut dan tidak hanya sekadar teori. Dengan pola asuh yang baik pada anak, akan menghindarkan anak-anak pada perilaku yang menyimpang.
Penulis buku Saat Berharga untuk Anak Kita, Mohamad Fauzul Adhim, mengatakan anak-anak membutuhkan perhatian dari orang tuanya agar tidak lari pada perhatian lainnya yang negatif. “Masa kecilnya anak itu tidak lama. Makanya manfaatkan masa-masa kecil anak. Di saat itu anak membutuhkan perhatian orang tuanya. Dampingi mereka, biasanya anak senang diajak ngobrol,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.