Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Guguran Lava Merapi terpantau dari Srunen, Minggu (13/1/2019)./Twitter-BPPTKG
Harianjogja.com, SLEMAN--Aktivitas wisata di Museum Gunungapi Merapi (MGM) masih berjalan seperti biasa pasca luncuran guguran awan panas Merapi sejauh kurang lebih dua kilometrr ke earah hulu Kali Gendol, amplitudo 70 dengan durasi 215 detik yang dilaporkan oleh BPPTKG.
Kasubag Tata Usaha MGM, Ari Triyono, mengatakan jika pengunjung MGM pada Minggu (3/2/2019) lalu bahkan tembus 2000-an orang.
MGM sendiri yang merupakan museum bersejarah dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan, penyebarluasan informasi aspek kegunungapian khususnya dan kebencanaan geologi.Museum ini bersifat rekreatif-edukatif untuk masyarakat luas dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman tentang aspek ilmiah,maupun sosial-budaya dan lain-lain yang berkaitan dengan gunungapi dan sumber kebencanaan geologi lainnya.
Ari mengatakan jika jawatannya selalu memantau kondisi merapi melalui twiter resmi BPPTKG yang memang juga khusus disematkan di website MGM. "Di website kami terhubung langsung dengan akun twiter resmi BPPTKG," kata Ari kepada Harian Jogja, Jumat (8/2/2019).
Kunjungan MGM sendiri, menurut Ari, untuk kunjungan di MGM dari tanggal 1-7 Februari tembus sekitar 5.319 orang. Pengunjung MGM di tahun 2018 totalnya ada 270.904 orang. Wisatawan nusantara sebanyak 268.232 orang. Sedangkan, wisatawan luar negeri sebanyak 2672 orang.
Adapun, total pengunjung MGM di tahun 2017 sebanyak 261.863 orang. "Pengunjung di 2018 mengalami kenaikan sebanyak 3,45% jika dibandingkan tahun 2017," tuturnya.
Terkait dengan upaya tanggap kebencanaan, Museum Gunungapi Merapi juga pernah melaksanakan program kegiatan berupa pemberian edukasi tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana kepada anak-anak hunian tetap (huntap) Banjarsari, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman pada tanggal 27 Januari 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 19 Mei 2026 di Wiladeg Karangmojo dan titik layanan lain untuk perpanjangan SIM A dan C.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.