Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Simulasi pengamanan pemilu 2019 oleh personil Polda DIY dan TNI di Lapangan Udara Adisutjipto, Rabu (19/9/2018). /Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com, BANTUL- Kepolisian Resor Bantul menangkap seorang pengusaha asal Tangerang, Banten, karena membawa senjata api (senpi) aktif saat berkunjung ke Markas Brimob Polda DIY, di Gondowulung, Banguntapan, Bantul.
Tersangka bernama Johanes Ananto Tripawono, 53. Dari tangan tersangka polisi menyita satu pucuk senpi jenis Glock 19 berikut pelurunya sebanyak 12 butir. "Yang bersangkutan tidak bisa menunjukan izin kepemilikan senpi maka kami amankan," kata Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Rudy Prabowo, dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Selasa (12/2/2019).
Rudy mengatakan tersangka ditangkap pada Sabtu (9/2/2019) sore pekan lalu. Selain membawa senpi, tersangka juga mengaku merupakan anggota polisi berangkat Inspektur Jenderal (Irjen) yang bertugas di Mabes Polri. Tidak hanya itu tersangka juga menunjukan kartu tanda anggota (KTA) polisi, lencana Badan Intelijen Negara (BIN).
Tersangka mengunjungi polsek, polres, hingga markas Brimob dengan dalih tengah menjalankan tugas supervisi. Kemudin ke wilayah Bantul sejak Jumat hingga Sabtu pekan lalu. Rudy mengaku polisi ragu dengan pengakuan tersangka berangkat Irjen tersebut. Polisi akhirnya menyita sementara surat-surat dan identitas tersangka untuk diidentifikasi.
Hasil pemeriksaan dokumen-dokumen milik tersangka itu palsu, "Kami lakukan pengadangan dan membawa paksa untuk diperiksa di Polres," kata Rudy.
Sejauh ini diakui Rudy, belum ada korban yang merasa tertipu dengan ulah tersangka. Pihaknya masih mendalami siapa pemilik asli senpi tersebut berikut motif tersangka dengan membawa sejumlah dokumen palsu.
Kepala Bagian Operasional Satuan Reserse Kriminal Polres Bantul, Iptu Muji Suharjo menambahkan senpi Glock berikut peluru isi yang dibawa tersangka merupakan senpi asli dan aktif. Jika ditembakkan bisa mematikan. "Itu sangat berbahaya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Cara cek status penerima KJP Plus secara online menggunakan NIK melalui KJP Portal DKI Jakarta. Simak langkah dan informasi lengkapnya.
Timnas U20 Indonesia lolos ke Piala Asia U20 2027 setelah mengalahkan Australia 2-0 dan menjadi juara Grup H kualifikasi.
Sebanyak 764 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau, terdiri dari domestik, internasional, dan kargo.
Jelang kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2026, baru 16 dari 42 SPPG di Kota Jogja tercatat telah memiliki sertifikat halal.
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.