Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY masih menunggu keputusan pusat terkait teknis tes seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru honorer eks K2. Meski begitu Disdikpora DIY telah menentukan lokasi tes.
Sekretaris Disdikpora DIY Tri Widiatmoko mengatakan teknis pelaksanaan pendaftaran masih digodok. “Kami masih menunggu hasil rapat,” kata Tri, Jumat (15/2/2019).
Dikatakan Tri, Disdikpora DIY sudah menentukan lima sekolah yang nantinya akan digunakan untuk tes guru eks K2 yang mendaftar PPPK, menggunakan komputer yang biasa digunakan untuk ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Pemilihan sekolah tidak sembarangan. Disdikpora DIY memilih sekolah yang tidak ada guru eks K2. Tujuannya agar tidak ada kecurangan atau permasalahan lain.
Sekolah-sekolah yang sudah ditentukan sebagai lokasi yaitu SMKN 7 Jogja, SMAN 2 Ngaglik, SMAN 1 Bantul, SMAN 2 Pengasih, dan SMAN 1 Wonosari.
Terkait keluhan sejumlah guru honorer yang sudah memasuki masa tua dan kesulitan menggunakan komputer dalam tes, Tri mengatakan nanti akan dibantu petugas. Dia memastikan proses tidak akan rumit dan pendaftar tidak perlu khawatir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.