Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Perayaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) di Kampung Ketandan, Jogja. /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak.
Harianjogja.com, JOGJA- Semangat keberagaman dan hidup saling menghargai dalam kemajemukan suku bangsa harus terus dipelihara. Semangat toleransi dan cinta kasih yang diajarkan mantan Presiden Republik Indonesia ke 4, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur jangan sampai meredup.
"Kami sangat berterima kasih dengan Gus Dur. Gus Dur sangat berjasa bagi komunitas dan etnis Tionghoa. Gus Dur berani menghilangkan segala bentuk diskriminasi, itu seorang pimpinan dalam mengayomi rakyatnya," kata Direktur PT Sido Muncul (tbk) Irwan Hidayat saat mengunjungi Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) di Kampung Ketandan, Jogja.
Bagi Irwan, peran Gusdur untuk menghapus stigma diskriminasi tidak hanya dirayakan oleh etnis Tionghoa saja tetapi juga seluruh bangsa Indonesia. Masyarakat hingga kini masih menjunjung tinggi nilai-nilai yang diajarkan Gus Dur itu. Terbukti, hingga kini perayaan Tahun Baru Imlek 2019 dan PBTY 2019 menjadi hal yang tidak terpisahkan dari budaya Indonesia secara keseluruhan.
Berkat jasa-jasa Gus Dur, katanya, setiap perayaan Imlek dia tidak lupa untuk mengirimkan kartu ucapan ke Yenny Wahid. Dia juga berharap tahun depan bisa mengajak Yenny untuk menghadiri perayaan PBTY. \'\'Tahun depan saya akan coba ajak Mbak Yenny untuk hadir ke dalam acara ini,\'\' katanya.
"Masyarakat masih banyak yang menjaga toleransi dan cinta terhadap tradisi dan budaya. Mulai batik, musik tradisional dan lainnya. Ini menunjukkan masyarakat sangat menjunjung toleransi dan kebersamaan dalam keberagaman," katanya.
Hal itu menjadi salah satu alasannya untuk selalu mendukung perayaan Imlek yang digelar oleh warga Tionghoa Jogja. Termasuk perayaan hari-hari besar keagamaan lainnya Irwan juga ikut mendukung dan merayakan. Perayaan Imlek, Idul Fitri, Natal dan lainnya. "Semangat yang terkandung di dalamnya itu yang saya rayakan,\'\' ujar Irwan.
Tahun Babi
Tahun Baru Imlek 2019 yang dikenal juga sebagai Tahun Babi. Irwan menyebut jika tahun Babi menjadi kesempatan untuk terus menyebar kebajikan dan memperbanyak berbuat amal. Tak pelak, di tahun ini pula dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang dipimpinnya juga dilipatgandakan. "Kalau setiap tahun sekitar Rp20 miliar, tahun ini dinaikkan menjadi Rp50 miliar untuk kegiatan-kegiatan dan bantuan sosial," ucapnya.
Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat membuka PBTY XIV 2019 di Kampung Ketandan mengatakan unsur bumi dalam tahun babi tanah konon membawa aura kemurahan hati, solidaritas dan soliditas, dan introspeksi diri. Hal ini berpeluang menciptakan kedamaian, memperkokoh persatuan dan kesatuan. Mirip dengan budaya Tionghoa, dalam budaya Jawa, hakekat sifat ibu adalah mencerahkan jiwa, merekatkan persaudaraan, dan merekahkan harapan.
"Harapan kita sebagai bangsa, tentu agar penanda makrokosmos itu bisa dikonversi menjadi kaidah penuntun hidup dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
HP Android hilang? Google Find Hub bisa membantu melacak, mengunci, hingga menghapus data perangkat dari jarak jauh.
WNI bisa memanfaatkan bebas visa transit China hingga 240 jam. Simak syarat, durasi tinggal, dan daftar negara yang berlaku pada 2026.
Klasemen Asian Games 2026 hingga Minggu malam, Indonesia berada di peringkat 14 dengan 2 emas, 5 perak, dan 17 perunggu.
Hamzah Batik Malioboro terbakar Senin dini hari. Sebanyak 12 mobil damkar, water cannon Polresta Jogja dan truk damkar TNI dikerahkan.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.