Zakat Infak dan Sedekah 2018 Capai Rp4,5 miliar

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Kamis, 21 Februari 2019 22:00 WIB
Zakat Infak dan Sedekah 2018 Capai Rp4,5 miliar

Ilustrasi uang. /Bisnis-Rachman

Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulonprogo mencatat total penghimpunan Zakat Infak dan Shodaqoh (ZIS) pada 2018 mencapai Rp4,5 miliar. Hasil dana yang dihimpun itu antara lain untuk kegiatan sosial dan pendidikan.

Ketua Baznas Kulonprogo Abdul Majid mengatakan lembaganya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo dalam pengoptimalan penyaluran ZIS di Kulonprogo. Sebesar 50% dana dikhususkan untuk pendidikan.

“Dana-dana yang terhimpun antara lain untuk bedah rumah, safari jumat lalu 50 persen ZIS itu untuk pendidikan. Perwujudannya berupa beasiswa dan bantuan pembangunan masjid atau musala di sekolah-sekolah,” katanya, Kamis (21/2/2019).

Sumber dana ZIS di Kulonprogo berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab, badan usaha milik desa serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap-tiap kecamatan di Kulonprogo.

Menurut Abdul, yang menjadi kendala Baznas dalam pemanfaatan ZIS yaitu kurangnya sosialisasi di masyarakat. “Jika dioptimalkan secara baik ZIS dapat berguna untuk masyarakat secara luas, salah satunya untuk mengentaskan kemiskinan,” paparnya.

Asisten Sekretaris Daerah Kulonprogo Bidang Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Jumanto mengatakan zakat juga dihimpun dari pegawai negeri sipil muslim sebesar 2,5% yang dipotong langsung dari pendapatan tiap bulan.

“Nantinya dana disalurkan pada kegiatan-kegaitan seperti setiap hari Minggu untuk melakukan bedah rumah, dengan bantuan sebesar Rp15 juta. Juga safari Jumat dan penyerahan bantuan kepada kaum duafa dan takmir,” ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online