Herbalife Gandeng Yayasan Cita Sehat Cegah Stunting di Gunungkidul
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Penampilan seni tari Topeng Ireng Arka Kawedar Margorejo Tempel Sleman pada gelaran Seni Sepanjang Tahun 2019 di halaman TBY, Sabtu (23/2). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Taman Budaya Yogyakarya (TBY) menggelar kegiatan Gelar Seni Sepanjang Tahun 2019. Acara ini dilaksanakan pada pekan terakhir setiap bulan dengan menampilkan beragam kelompok seni yang ada di masyarakat.
Panitia Kegiatan Sipriana Dinda KS mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan ruang ekspresi bagi kelompok seni di wilayah DIY. Ada beberapa kelompok yang tampil seperti Jatilan Turonggo Daeng, Topeng Ireng Arka Kawedar Tempel, Karawitan Canda Nada Bantul dan wayangan menghadirkan Dalang Anak Juwaraya.
"Event ini sebagai bagian dari apresiasi kami bagi pelaku seni yang ada di wilayah DIY. Digelar setiap tahun, pekan terakhir setiap bulannya," katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu (23/2/2019).
Setiap pentas, ada empat kelompok yang tampil. Mereka berasal dari berbagai kabupaten/kota yang ditunjuk oleh Dinas Kebudayaan masing-masing. Pihaknya berharap penampilan kelompok yang pentas berbeda setiap tahunnya. "Yang tampil di sini diutamakan yang belum pernah ikut. Jadi lewat kuratorial dari Disbud masing-masing. Dengan begitu, kelompok-kelompok yang tampil akan berbeda setiap tahunnya," katanya.
Tujuan lain kegiatan ini adalah menarik minat masyarakat dan wisatawan. Sebagai sarana hiburan, pengunjung bisa menikmati beragam atraksi yang ditampilkan masing-masing kelompok seni. "Sengaja kami gelar siang hingga sore hari, agar wisatawan dan masyarakat bisa menikmati lebih leluasa. Apalagi pentas ini digelar secara outdoor," katanya.
Masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk tampil selama 45 menit. Adapun untuk wayangan dan ketoprak durasinya lebih panjang antara 1,5 jam hingga 2 jam. Upaya ini dilakukan agar masyarakat bisa mengapresiasi dan semakin menyukai pertunjukan seni dan budaya yang ada. "Kami juga terbuka bagi kelompok lain di luar DIY yang ingin terlibat [tampil]. Tentunya tetap melalui seleksi," katanya.
Salah satu pelaku seni Topeng Ireng Arka Kawedar Tempel, Eko S, menjelaskan kelompoknya menampilkan seni pertunjukan tradisional Desa Margorejo Tempel Sleman. Kesenian ini dikenal sebagai seni dayakan yang merupakan tarian rakyat kreasi baru hasil metamorfosis kesenian kubro siswo. "Topeng Ireng itu kepanjangan dari toto lempeng irama kenceng. Artinya menata lurus dengan nada keras penuh semangat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.