Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Polisi mengecek mobil milik pengedar uang palsu yang diamuk massa di Mapolsek Kalibawang, Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo, Selasa (26/2/2019)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO — Pengedar uang palsu diamuk massa karena mencoba mengelabui para pedagang di Pasar Jagalan, Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, Selasa (26/2/2019).
Kedua orang itu membawa 300 lembar uang palsu pecahan Rp100.000. Penjual buah di Pasar Jagalan, Haryanto, 36, mengatakan peristwa ini bermula ketika seorang lelaki berbelanja ikan pindang di lapak milik Jari pada pukul 07.00 WIB.
Lelaki itu menyerahkan uang Rp100.000 untuk membayar ikan senilai Rp20.000. Jari kemudian meminta Haryanto untuk memastikan keaslian uang tersebut. Pedagang Pasar Jagalan sekarang memang harus hati-hati karena pada Desember 2018 kemarin, mereka mendapati pederaran uang palsu bermodus serupa meski pelakunya tak diketahui pasti. Benar saja, setelah diteliti ternyata uang untuk membeli pindag itu palsu.
“Kemudian lelaki itu langsung mengembalikan barang dagangan milik Jari dan terus pergi begitu saja. Saya lalu mengejarnya. Orang ini lari, ya saya makin curiga, langsung saya minta bantuan pedagang lain buat nangkap,” ujar Haryanto di sela-sela pemeriksaan sebagai saksi di Mapolsek Kalibawang, Selasa siang.
Lelaki pembawa uang palsu itu kemudian dibawa para pedagang ke pos keamanan pasar. Di tempat itu, lelaki yang belum diketahui identitasnya tersebut lantas diinterogasi. Pelaku kemudian menunjukkan sebuah mobil Toyota Sienta putih berplat nomor K 9006 XA miliknya yang terparkir di halaman pasar.
“Di dalam mobil ternyata juga ada seorang perempuan, mungin istrinya. Kami juga menggeledah mobil dan menemukan ratusan lembar uang palsu lainnya, nah ini yang bikin geger dan pedagang pada datang terus ngamuk sampai ngrusak mobilnya,” ujar Haryanto.
Aksi massa ini bahkan sempat direkam dan videonya tersebar di media sosial. Video pertama menunjukkan kedua pelaku berada dalam sebuah mobil warna putih yang tengah dikerumuni orang. Beberapa dari orang-orang itu menghamburkan uang kertas palsu nominal Rp100.000 ke kaca depan mobil tersebut.
Sementara video kedua menunjukkan laki-laki berkaus abu-abu digiring dua orang pria. Beberapa orang tampak menghujamkan pukulan dan tendangan ke tubuh laki-laki tambun itu.
Salah satu pedagang di Pasar Jagalan yang nyaris menjadi korban, Muropi, 70, mengatakan sebelum lelaki itu membeli pindang, ia juga menggunakan uang palsu pecahan Rp100.000 untuk membeli pisang yang ia jual seharga Rp10.000.
“Saya kasih kembalian Rp90.000. Tetapi kok selang beberapa lama ada rame-rame dan ternyata laki-laki yang tadi beli pisang ke saya itu pakai uang palsu,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.