Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, BANTUL-Kepolisian Resor Bantul telah mengidentifikasi dua jenazah yang ditemukan di Pantai Cemoro Sewu, Parangtritis, Kretek, Bantul. Hasil identifikasi, salah satu jenazah diketahui bernama Junaidin Nata, 25, warga Way Kanan, Lampung.
Kepala Unit Identifikasi Polres Bantul, Iptu Nurwandi, mengatakan kepastian identitas jenazah itu berdasarkan hasil identifikasi sidik jari dan tanda yang ada dalam tubuh korban. "Setelah kami cocokkan sidik jari sesuai dengan Junaidin warga Lampung," kata Nurwandi, saat dihubungi Minggu (3/3/2019).
Setelah menemukan kesesuaian sidik jari, pihaknya kemudian memanggil pihak keluarga korban. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memiliki tanda tato berupa tanggal dan tahun kelahiran di bagian tangan. Tanda itu juga sesuai. Meski kulit korban saat ditemukan sudah mengelupas, namun tanda tato masih terlihat jelas.
Menurut Nurwandi, dari keterangan pihak keluarga korban bahwa Junaidin pergi meninggalkan rumah pada 24 Februari lalu ke Jogja dengan maksud untuk mencari kerja. Sejak kepergian itu korban tidak lagi memberi kabar hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Cemoro Sewo, Jumat pekan lalu.
Saat ditemukan kondisi jenazah sudah mengembung, kulit terkelupas di beberapa bagian tubuh. Nurwandi memperkirakan jenazah Junaidin sudah meninggal dunia lebih dari 24 jam. Terkait penyebab ditemukan meninggal di laut? Nurwandi belum mengetahuinya. Namun dugaannya, Junaidin tercebur di pantai wilayah DIY. "Kalau hanyut dari Lampung tidak mungkin," ujar dia.
Sementara satu jenazah lainnya, Nurwandi belum bisa memastikan identitasnya. Namun kuat dugaan temannya Junaidin dari Lampung. Dugaan itu berdasarkan informasi keluarga Junaidin bahwa Junaidin ke Jogja berdua untuk mencari kerja.
Sebelumnya diberitakan, dua mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas ditemukan di sekitar Pantai Cemoro Sewu, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Jumat (1/3/2019).
Sekretaris Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Rescue Istimewa Wilayah Operasi III Parangtritis, Arief Nugroho mengatakan penemuan jenazah itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 12.45 WIB. Saat itu saksi Tukijan melihat seperti bongkahan kayu terapung di tengah laut.
Tukijan penasaran dan menungu apa yang dianggapnya bongkahan kayu itu menepi terbawa ombak. Setelah sampai bibir pantai apa yang dilihat Tukijan ternyata jenazah laki-laki. Tukijan langsung melaporkan temuannya tersebut ke personel Satlinmas. "Kami langsung menuju lokasi penemuan dan mengamankan jenazah dari pinggir pantai supaya tidak tereret ombak lagi," kata Arief.
Belum selesai petugas mengevaluasi mayat pertama, warga kembali menemukan mayat laki-laki di pinggir pantai yang lokasinya hanya berjarak lebih kurang 500 meter di baian barat Pantai Cemoro Sewu. Jenazah tersebut juga tidak ada identitasnya, hanya mengenakan kaos hitam dan celana jin.
Setelah mengevaluasi kedua jenazah ke darat, Satlinmas langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Arief mengaku sejak sepekan terakhir belum mendapatkan adanya laporan kehilangan anggota keluarga di sepanjang pantai di Bantul. Pihaknya juga belum mendapat laporan dari Satlinmas Rescue Istimewa wilayah Gunungkidul maupun Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan