Hebat, Anak-anak Kulonprogo Juara Lomba Lagu Dolanan

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Rabu, 06 Maret 2019 02:57 WIB
Hebat, Anak-anak Kulonprogo Juara Lomba Lagu Dolanan

Sri Wuryanti (pojok kanan) berfoto dengan 20 anak didiknya dari Sanggar Sri Panglaras sebelum mengikuti lomba pementasan tembang dolanan anak dalam rangka peringatan hari lahir Keraton Pura Pakualaman Yogyakarta bertajuk Pengetan Hadeging Praja Dalem Kadipaten Pakualamanke-213, Yogyakarta, Minggu (3/3)./Harian Jogja-Istimewa

Harianjogja.com, WATES--Anak-anak Kulonprogo kembali mengukir prestasi di bidang seni. Kali ini sejumlah murid dari Sanggar Sri Panglaras, Dusun Pripih, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kokap mampu meraih juara satu lomba pementasan lagu dolanan anak tingkat DIY-Jawa Tengah.

Perlombaan ini merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan hari lahir Keraton Pura Pakualaman Yogyakarta bertajuk ‘Pengetan Hadeging Praja Dalem Kadipaten Pakualaman’ ke-213 yang diselenggarakan pada 20 Januari-3 Maret 2019.

Pemilik Sanggar Sri Panglaras, sekaligus pelatih lagu dolanan anak, Sri Wuryanti mengungkapkan anak didiknya yang diikutsertakan dalam lomba tersebut berjumlah 20 orang dengan rentang usia tujuh sampai 11 tahun. Meski tergolong sangat belia, anak-anak ini mampu membuktikan bahwa mereka bisa menjadi yang terbaik di ajang tahunan tersebut.

"Sebelumnya kami juga pernah mengikuti lomba ini pada tahun lalu, dan mampu juara 3, sekarang Alhamdulillah bisa juara pertama mengalahkan peserta lain yang tergolong lebih siap," kata Sri kepada Harian Jogja, Selasa (5/3/2019).

Sri memaparkan sebulan sebelum perlombaan, ke 20 anak-anak tersebut dilatih secara intensif di sanggar miliknya. Dalam seminggu latihan sebanyak dua kali di hari Minggu dan Jumat. Tembang dolanan yang bakal dibawakan untuk pentas juga dihapalkan berikut koreografinya.

Segala bentuk persiapan menuju waktu perlombaan dilakukan secara swadaya tanpa sokongan dari pemerintah. Beruntung, perjuangan mereka membuahkan hasil karena mampu mengalahkan 16 peserta lain sehingga merengkuh juara.

"Meski tidak dapat bantuan dari pemerintah, Alhamdulillah kami tetap bisa berprestasi," ujar perempuan yang juga tercatat sebagai staff Tata Usaha dan pengajar seni tari di SLB N 1 Kulonprogo tersebut.

Sri berharap lewat kemenangan ini, anak didiknya bisa lebih merawat budaya luhur Jogja ihwal khusus dolanan anak. Selain itu, pemerintah menjadi terbukakan matanya untuk bisa turut serta membina dan memberi sokongan terhadap para pegiat seni di Kulonprogo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online