Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Warga membersihkan permukiman dari sisa-sisa longsor dan banjir yang dipicu Siklon Tropis Savannah di Imogiri, Bantul, Senin (18/3/2019)./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan lebat yang memicu banjir dan tanah longsor pada Minggu (17/3/2019) mengakibatkan lima orang meninggal dunia di Bantul.
Dua korban jiwa yang ditemukan pada Rabu (20/3/2019) sore adalah Rufi Kusuma Putri, 9, dan Eko Suprapti, 45, warga Pajimatan, Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul.
“Sebelumnya ada tiga korban, ditambah dua korban yang ditemukan tadi [kemarin], totalnya jadi lima orang [meninggal dunia,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto, Rabu.
Tiga korban meninggal dunia sebelumnya adalah Trisno Sujiatmojo, 91, warga Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri. Ia meninggal setelah tertimbun longsor dalam rumah atau di lokasi longsor yang menimbun Rufi dan Eko Supratmi.
Dua korban lainnya adalah Painem, 70, warga Dusun Numpukan, Desa Karangtengah, Imogiri, dan Sukiyat, 56, warga Dusun Nogosari II, Desa Selopamioro, Imogiri.
Painem meninggal karena diduga hipotermia atau kedinginan pada Minggu (17/3/2019) malam saat terjadi banjir. Sementara Sukiyat meninggal pada Senin (18/3) karena hanyut akibat banjir.
Dia mengatakan operasi pencarian telah dihentikan, tetapi proses evakuasi material longsor masih akan dilanjutkan karena masih ada masa tanggap darurat sampai beberapa hari ke depan.
BPBD tidak mungkin meninggalan material longsor begitu saja karena mengganggu akses jalan warga.
“Jadi alat berat kami pertahankan untuk membantu bersih-bersih. Kemungkinan seminggu bisa selesai,” kata Dwi.
Bupati Bantul Suharsono yang memantau proses evakuasi di Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri mengaku bersyukur semua korban longsor sudah ditemukan. Kendati demiian, ia melihat sekitar lokasi longsor masih rawan longsor dan berdampak ke beberapa rumah.
Dia meminta warga sekitar untuk tidak tinggal di rumah sementara, “Sudah kami sarankan untuk mengungsi karena tanah masih rentan,” kata Suharsono. Ia juga sudah meminta dinas terkait mendata kembali rumah-rumah warga yang beresiko tinggi terhadap longsor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Polda Metro Jaya menaikkan kasus kematian Sutrimo ke penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah pada Rabu (12/8/2026).
Polda Metro Jaya memeriksa Bigmo terkait dugaan promosi likuid vape bersama anak. Simak kasus dan aturan iklan rokok elektronik.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
DPRD Bantul meminta Pilur Serentak 2026 berlangsung sehat tanpa politik uang, kampanye hitam, dan isu SARA. Sejumlah kalurahan masih berproses.
Polisi mendalami izin ekskul menembak dan penyimpanan 995 airsoft gun yang ditemukan di sekolah swasta Pondok Pinang, Jaksel.