Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi longsor di Bantul./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak lima warga meninggal dunia dalam bencana banjir dan tanah longsor di Bantul akibat Siklon Savanah Bantul akhir pekan lalu. Dua jenazah terakhir ditemukan Rabu (20/3/2019) sore.
Keduanya adalah Rufi Kusuma Putri, 9, dan Eko Suprapti, 45, warga Pajimatan, Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul. Mereka tertimbun tanah longsor pada Minggu (17/3/2019) malam lalu. Jenazah keduanya baru ditemukan tiga hari kemudian setelah tim gabungan pencarian dan penyelamatan berjibaku mengevaluasi material longsor.
Tim evakuasi terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan SAR Nasional (Basarnas), TNI, Polri, PMI, sukarelawan, dan masyarakat. Hujan dan medan yang sempit menghambat proses pencarian sehingga korban baru ditemukan tiga hari kemudian.
Material yang mengubur keduanya meliputi tanah, lumpur, bebatuan, pohon, dan bonggol bambu. “[Dua korban ditemukan] di kedalaman 4-5 meter. Ditemukan di kamar,” kata Kepala Basarnas, Aditya Dwi Hartanto, seusai proses evakuasi.
Aditya mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah posisi jenazah diketahui, tim evakuasi menghentikan proses evakuasi dengan alat berat dan melanjutkan evakuasi secara manual. Jasad pertama kali yang diangkat adalah Rufi Kusuma Putri. Selang satu jam kemudian Eko Supratmi baru dievakuasi, “Posisi kedua korban berdekatan seperti berpelukan,” kata Aditya.
Amin Mutarjo, salah satu anggota BPBD Bantul, menambahkan korban ditemukan berada di atas kasur di dalam kamar. Sementara dinding rumah sudah tidak ada yang utuh.
Jasad Rufi mengalami luka di bagian kepala. Setelah dievakuasi, kedua jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY untuk diautopsi.
“Dengan ditemukannya dua korban tersebut, operasi SAR kami hentikan karena semua korban sudah ditemukan,” ujar Aditya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Pemkab Sleman menjamin biaya pengobatan enam korban tembok sekolah ambruk. Pembiayaan menggunakan JPS hingga Bapel Jamkesos.
Rupiah menguat ke Rp17.795 per dolar AS. IKK Juli 2026 masih optimistis meski turun tiga bulan beruntun.
Kabupaten Klaten kembali menegaskan komitmennya sebagai salah satu daerah penyelenggara olahraga otomotif di Indonesia melalui Klaten International Motocross
BPA Kejagung menggelar lelang serentak 10–14 Agustus 2026 dengan potensi pemulihan aset negara mencapai Rp289,39 miliar.
Promosi digital dan sinergi swasta digenjot untuk mengejar target wisman. Namun, direct flight masih menjadi tantangan pasar jarak jauh.