RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Seorang warga sedang membuang sampah di depo sementara samping Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja, Jumat (21/1/2022)/Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Sampah masih menjadi persoalan di Kota Jogja seiring dengan pembatasan pembuangan sampah di TPA Piyungan. Bahkn Pemkot Jogja juga menjadwal operasional tempat pembuangan sampah (TPS) atau depo sampah.
Akibatnya warga harus antre untuk membuang sampah di Depo. Antrean pembuangan sampah salah satunya terjadi di Depo Sampah di kawasan purawisata Jogja, bahkan gegara antre buang sampah, warga mengalami luka akibat terlindas pintu gerbang depo.
Kondisi tersebut dibagikan aku Instagram merapi_uncover. Dalam foto yang dibagikan akun tersebut terlihat nitizen terluka dibagian jari kaki kanan akibat terlindas pintu gerbang di depo daerah Purawisata.
Awalnya korban bingung mau buang sampah dimana karena di beberapa tempat tutup. Korban tidak ingin buang sampah sembarangan akhirnya inisiatif buang sampah di depo pembuangan sampah daerah Purawisata.
"KONDISI cukup ramai 'uyuk uyukan antri' ndilalah depo sampah disana ada gerbang buat buka tutup sampah yg posisinya masih kecil , gara gara petugas yang buka gerbang makin lebar dengan mendorong gerbang yang ada rail nya untuk mengakomodir agar warga yang buang sampah bisa pada masuk posisi antri uyuk2an malah kaki KELLINDES! Kalo niat buka mbok sek Gedhe sisan pak dari awal/.. 2 KUKU Hilang darah ngocor akhirnya lgsung ke dokter Trikusumo daerah sayidan posisi masih pagi jam 6.30 buat cabut kuku dan Suntik," tulsinya dalam caption.
"Masalah sampah Gak Kunjung Usai niate buang sampah di tempat sampah malah apes. Buang sampah nang dalan salah. Ameh buang akeh sek tutop.
PIE IKI? Mohon Pemerintah Jogja gek di rampungke meniki Kota," tulisnya.
Unggahan tersebut mendapat ribuan like dan ratusan komentar. Banyak warganet menyayangkan persoalan sampah di Jogja yang tak kunjung selesai.
"Buang sampah ning Kantor DPRD ae piye gaes, ben anggota dewan ne ndang iso mikir le nyelesaikan masalah sampah," tulis akun @kuswahyudikandi
"Danais mosok ra iso nggo menyelesaikan masalah sampah," tulis @downwrwn2
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.