Punya Inovasi 5 Klaster, Rejowinangun Masuk Lima Besar Kelurahan Terbaik Se-Kota Jogja

Alfi Annisa Karin
Alfi Annisa Karin Jum'at, 26 April 2024 08:47 WIB
Punya Inovasi 5 Klaster, Rejowinangun Masuk Lima Besar Kelurahan Terbaik Se-Kota Jogja

Penilaian Kelurahan Rejowinangun sebagai satu dari lima kelurahan terbaik pada penilaian Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Kota Jogja Tahun 2024, Kamis (25/4/2024) - Dokumentasi Kelurahan Rejowinangun

Harianjogja.com, KOTAGEDE—Tiap kelurahan di Kota Jogja berlomba-lomba untuk menciptakan inovasi dalam hal pemberdayaan masyarakat atau menggerakkan roda perekonomian. Salah satunya adalah Kelurahan Rejowinangun, Kemantren Kotagede, Kota Jogja.

Salah satu inovasi Kelurahan Rejowinangun yang masih eksis adalah adanya pembagian 5 klaster. Misalnya saja, Klaster Budaya di RW 01 hingga RW 05. Di sana ada kegiatan Sanggar Manukberi dan even Kampung Srawung.

BACA JUGA: Dramatis, Garuda Muda Maju ke Semifinal Piala Asia usai Kalahkan Korsel Lewat Adu Penalti, Sejarah Baru Timnas Indonesia

Lalu, ada Klaster Kerajinan di RW 06 dan RW 07 dengan produk kain rajut dan eco print. Ada juga Klaster Herbal di RW 08 dan RW O9, Klaster Kuliner di RW 10, dan Klaster Agro di RW 11 hingga RW 13.

Lurah Rejowinangun Handani Bagus Setyarso menuturkan kelima klaster itu menjadi program unggulan dan kerap mengikuti kompetisi. Terbaru, inovasi itu dinilai oleh 34 OPD Kota Jogja dalam rangka Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Kota Jogja Tahun 2024. Kelurahan Rejowinangun bahkan menempati posisi lima besar.

"Penilaian terkait dengan pengembangan potensi kelurahan termasuk administrasinya," kata Handani, Kamis (25/4).

Selain 5 klaster, Handani menyebut program Lorong Sayur dan pengolahan sampah di Kelurahan Rejowinangun juga menjadi program unggulan. Dia menjelaskan, ada inovasi pembakaran sampah dengan abu kecil dan tingkat polusi yang kecil juga.

"Program unggulan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan sebagai upaya peningkatan ekonomi," imbuhnya.

Paparan lurah terkait inovasi kelurahan akan menjadi penilaian. Lima kelurahan dengan inovasi dan evaluasi terbaik selanjutnya akan diajukan untuk mengikuti kompetisi di tingkat Provinsi DIY. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online