Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kemeriahan saat penyambutan kedatangan tim juri lomba kelurahan tingkat DIY beberapa waktu lalu.ist/pemkotjogja
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Purwokinanti, Pakualaman, Kota Jogja meraih juara satu kategori Kelurahan dalam Lomba Kalurahan dan Kalurahan tingkat DIY 2025. Kelurahan Purwokinanti dinilai memiliki kinerja terbaik dengan nilai 89,72.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMKKPS) DIY, KPH Yudanegara, menjelaskan Lomba Kalurahan dan Kelurahan tingkat DIY dilaksanakan guna memperoleh kalurahan dan kelurahan dengan kinerja terbaik.
“Untuk dijadikan lokasi percontohan dalam upaya mengakselerasi pemerataan pembangunan, sekaligus untuk meningkatkan motivasi dalam pengembangan dan penerapan inovasi penyelenggaraan pemerintahan kalurahan dan kelurahan,” ujarnya saat membacakan pengumuman juara lomba Desa Kalurahan dan Kelurahan Tingkat DIY 2025, Selasa (10/6/2025).
Lomba Kalurahan dan Kelurahan tingkat DIY 2025 mengangkat tema Pertahanan Pangan Nasional Dimulai dari Swasembada Pangan. Pelaksanaan lomba secara berjenjang, mulai dari tingkat Kapanewon/Temantren, Kabupaten/Kota, provinsi hingga regional. Di tingkat provinsi, lomba ini diikuti oleh empat kalurahan dan tiga kelurahan.
Ada beberapa tahapan yang dilalui, mulai dari penilaian administrasi dengan bobot 20%, penilaian paparan lurah dengan bobot 25% dan penilaian klarifikasi lapangan dengan bobot 55%. “Kami lakukan rekapitulasi perhitungan nilai, dari semua tahapan melalui rapat pleno Tim Juri,” kata dia.
Berdasarkan hasil rapat pleno Tim Juri, diputuskan untuk Kategori Kelurahan, Purwokinanti juara 1 dengan nilai 89,72. Disusul Juara 2 Kelurahan Wates, Wates, Kabupaten Kulon Progo dengan nilai 85,34 dan juara 3 Kelurahan Cokrodiningratan, Jetis, Kota Jogja dengan nilai 54,69.
Sementara untuk Kategori Kalurahan Juara 1 diraih oleh Banyuraden, Gamping, Kabupaten Sleman dengan nilai 88,79. Disusul juara 2 Bajar Arum, Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo dengan nilai 87,26. Lalu juara 3 Bunder, Patuk, Kabupaten Gunung Kidul dengan nilai 87,24 dan juara 4 Mulyodadi, Bambanglipuro, Kabupaten, Bantul dengan nilai 87,05.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Perselisihan antarpengendara, aksi main hakim sendiri hingga perusakan kendaraan akibat luapan emosi semakin sering terlihat di jalan raya maupun media sosial.
Pendaki 16 tahun asal Brebes, M. Fahri Maulana, meninggal setelah jatuh ke kawah Gunung Slamet dan dievakuasi lewat jalur Guci.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 19 Agustus 2026 digelar di Alun-Alun Kidul. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru erupsi Selasa malam. Ibu berstatus Waspada, sedangkan dua lainnya Siaga.
Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 dan 2 rampung 100%, tetapi belum beroperasi. Simak alasan dan proses yang masih harus diselesaikan.