Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kemeriahan saat penyambutan kedatangan tim juri lomba kelurahan tingkat DIY beberapa waktu lalu.ist/pemkotjogja
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Purwokinanti, Pakualaman, Kota Jogja meraih juara satu kategori Kelurahan dalam Lomba Kalurahan dan Kalurahan tingkat DIY 2025. Kelurahan Purwokinanti dinilai memiliki kinerja terbaik dengan nilai 89,72.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMKKPS) DIY, KPH Yudanegara, menjelaskan Lomba Kalurahan dan Kelurahan tingkat DIY dilaksanakan guna memperoleh kalurahan dan kelurahan dengan kinerja terbaik.
“Untuk dijadikan lokasi percontohan dalam upaya mengakselerasi pemerataan pembangunan, sekaligus untuk meningkatkan motivasi dalam pengembangan dan penerapan inovasi penyelenggaraan pemerintahan kalurahan dan kelurahan,” ujarnya saat membacakan pengumuman juara lomba Desa Kalurahan dan Kelurahan Tingkat DIY 2025, Selasa (10/6/2025).
Lomba Kalurahan dan Kelurahan tingkat DIY 2025 mengangkat tema Pertahanan Pangan Nasional Dimulai dari Swasembada Pangan. Pelaksanaan lomba secara berjenjang, mulai dari tingkat Kapanewon/Temantren, Kabupaten/Kota, provinsi hingga regional. Di tingkat provinsi, lomba ini diikuti oleh empat kalurahan dan tiga kelurahan.
Ada beberapa tahapan yang dilalui, mulai dari penilaian administrasi dengan bobot 20%, penilaian paparan lurah dengan bobot 25% dan penilaian klarifikasi lapangan dengan bobot 55%. “Kami lakukan rekapitulasi perhitungan nilai, dari semua tahapan melalui rapat pleno Tim Juri,” kata dia.
Berdasarkan hasil rapat pleno Tim Juri, diputuskan untuk Kategori Kelurahan, Purwokinanti juara 1 dengan nilai 89,72. Disusul Juara 2 Kelurahan Wates, Wates, Kabupaten Kulon Progo dengan nilai 85,34 dan juara 3 Kelurahan Cokrodiningratan, Jetis, Kota Jogja dengan nilai 54,69.
Sementara untuk Kategori Kalurahan Juara 1 diraih oleh Banyuraden, Gamping, Kabupaten Sleman dengan nilai 88,79. Disusul juara 2 Bajar Arum, Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo dengan nilai 87,26. Lalu juara 3 Bunder, Patuk, Kabupaten Gunung Kidul dengan nilai 87,24 dan juara 4 Mulyodadi, Bambanglipuro, Kabupaten, Bantul dengan nilai 87,05.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
BNPB telah memverifikasi 51.591 rumah terdampak gempa M7,7 Flores. Sebanyak 2.382 rumah tercatat rusak berat.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe melaju ke perempat final US Open 2026 setelah menang tiga set atas Bondar/Kalinina.
Sebanyak 3.283 warga Surabaya mengeluhkan desil DTSEN. Pemutakhiran data menjadi kunci agar bantuan pemerintah tepat sasaran.
Gunung Anak Krakatau hari ini masih Level III Siaga. Aktivitas tercatat memicu gempa letusan, low frequency, hybrid, dan tremor menerus.
Inter Milan berambisi menjuarai Liga Champions, tetapi Lautaro Martinez menegaskan trofi tersebut bukan obsesi Nerazzurri.