Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
ILustrasi kekerasan anak/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Perempuan dewasa yang jadi korban kekerasan di luar pernikahan belum secara maksimal dilindungi oleh hukum dan perundang-undangan.
Media Officer Rifka Annisa, Lutviah mengatakan produk hukum saat ini hanya melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga dan anak, sementara untuk perempuan dewasa yang belum menikah, kepolisian hanya menggunakan KUHP yang perlindungannya masih lemah. Untuk kasus kekerasan seksual yang menimpa perempuan dewasa, kata dia, sejauh ini memang belum ada undang-undang khusus yang mengatur.
“Selama ini yang ada hanya KUHP. Menurut saya, KUHP itu sangat lemah untuk menjerat pelaku kekerasan seksual,” kata dia saat ditemui Harian Jogja di kantornya, belum lama ini.
Memang selama ini korban kekerasan dalam rumah tangga telah dilindungi dalam UU No.3/2004, tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Sedangkan korban kekerasan anak juga telah dilindungi dalam UU No.35/2014 tentang Perubahan atas UU No.23/2002 tentang Perlindungan Anak.
Padahal, kata Via, tren pemerkosaan sekarang tidak menggunakan kekerasan fisik, melainkan dengan bujuk rayu dan tipu muslihat. Kekerasan seksual dengan model seperti ini tidak diakomodasi oleh KUHP.
Karena itu dia sangat mendukung untuk segera disahkannya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). Sebab poin-poin dari RUU ini bisa melindungi segala bentuk kekerasan seksual yang sudah sangat beragam.
“Contohnya kasus Agni [mahasiswa UGM yang menjadi korban kekerasan seksual saat pelaksanaan KKN]. Kasus ini sangat susah diproses secara hukum karena produk hukumnya sendiri memang belum mengakomodasi,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa