Daftar Harga BBM Terbaru 23 Juli 2026 di Pertamina, Shell, BP, Vivo
Daftar harga BBM terbaru 23 Juli 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Dexlite, Pertamina Dex, serta Pertamax Turbo turun.
Nuryanta memberi pengantar dalam bedah buku Agar Anak Anda Juara di Kantor Kelurahan Muja Muju, Umbulharjo, Senin (1/4/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Ibarat sebuah kertas kosong, perkembangan anak sangat tergantung pada bagaimana pola pendidikan yang mereka peroleh, terutama dari orang-orang terdekat, salah satunya adalah orang tua.
Melalui bedah buku berjudul Agar Anak Anda Juara karya Asef Umar Fakhrudin, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bermaksud untuk memberikan edukasi dan gambaran berpikir secara sistematis mengenai pola didik anak yang benar. Dengan begitu, masyarakat diharapkan bisa mengembangkan anak sesuai dengan potensi mereka masing-masing.
Nuryanta, editor buku Agar Anak Anda Juara mengatakan dalam mendidik anak, ada beberapa tahapan, di antaranya ketika anak dalam kandungan, didengarkan ayat kitab suci atau lagu klasik akan mempengaruhi psikis bayi. “Saat memasuki usia balita, orang tua harus sering memberi contoh yang baik pada anak,” kata dia dalam kegiatan bedah buku yang digelar di Kantor Kelurahan Muja Muju, Umbulharjo, Senin (1/4/2019) tersebut.
Buku itu, kata dia, memberi pemahaman jika sejatinya semua anak berpotensi untuk menjadi juara. Tidak peduli apakah dia tumbuh di desa atau kota, anak orang miskin maupun kaya, anak petani maupun pejabat, semua tergantung bagaimana orang tua atau guru mengarahkan.
Juara yang dimaksud dalam buku ini mengacu pada kehendak anak. Artinya juara tidak selalu diartikan juara satu di sekolah dalam bidang akademik sesuai keinginan orang tua atau guru, melainkan menyesuaikan dengan keinginan dan potensi yang dimiliki anak.
Keinginan dan potensi masing-masing anak jelas berbeda, sebab itu orang tua dan guru harus paham potensi apa yang dimiliki anak dan bagaimana mengarahkannya. Sehingga anak menjadi juara atas kemauannya sendiri, bukan paksaan.
Dia menambahkan fondasi ibu agar anak berprestasi ada tiga, pertama pemahaman agama yang menguatkan mental dan psikologi anak. Kedua, sempatkan memahami dunia anak dengan bermain, kalau anak coret tembok jangan dimarahin, tapi diarahkan barangkali ada media yang lebih tepat. Ketiga, seorang ibu harus belajar dasar pendidikan yang harus dimengerti anak. "Setidaknya calistung baca tulis hitung, kalau ditanyai anak biar bisa jawab," ucap dia.
Psikolog yang juga didapuk sebagai salah satu narasumber bedah buku itu, Bunda Cinta, mengatakan orang tua harus mencintai anak apa adanya. “Kalau mereka lemah di matematika ya jangan dimarahi jika nilainya jelek. Boleh saja anak dileskan, tapi jangan dipaksakan untuk mendapat nilai bagus. Berhenti memikirkan betapa cerdasnya anak orang lain, tetapi mulai fokus pada meninkatkan potensi anak," ujar dia.
Kasi Pengembangan Minat dan Budaya Baca DPAD DIY, Aris wityanto, mengatakan kegiatan ini bertujuan yang pertama sebagai sarana memahami buku lebih detail dan kritis, kedua untuk mengembangkan berpikir sistematis, ketiga mendekatkan buku pada masyarakat, keempat mempromosikan penulis pada masyarakat luas, dan bagi penulis, bisa jadi memperluas jaringan. "Yang terpenting adalah untuk meningkatkan budaya baca buku di masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar harga BBM terbaru 23 Juli 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Dexlite, Pertamina Dex, serta Pertamax Turbo turun.
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih menjadi agregator produk UMKM dan kebutuhan pokok. Produk dari Bantul dan Sleman berpeluang dipasarka
Filipina bangkit dari tertinggal dan gulung Laos 4-1. Kartu merah di menit 12 ubah jalannya laga. Klasemen Grup A makin ketat.
Maestro seni rupa Indonesia Nasirun meninggal dunia pada usia 60 tahun. Sahabat dan kolega mengenang hari-hari terakhir, tawa, serta warisan besar yang ditingga
Situs Grammy hapus video penampilan BTS Dynamite dan Butter usai grup K-Pop itu nyatakan boikot. Spekulasi pun bermunculan.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026.