Kepala Desa Dorong BDG Maksimalkan Fungsi Pelayanan

Rahmat Jiwandono
Rahmat Jiwandono Selasa, 09 April 2019 23:17 WIB
Kepala Desa Dorong BDG Maksimalkan Fungsi Pelayanan

Ilustrasi uang. /Bisnis- Paulus Tandi Bone

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perkumpulan Solidaritas Kepala Desa Gunungkidul (SKDGK) meminta Pemkab memaksimalkan fungsi Bank Daerah Gunungkidul (BDG) bagi masyarakat di 144 desa di Bumi Handayani. Pelayanan yang diminta masyarakat desa adalah layanan yang berkaitan dengan BPJS Kesehatan dan memudahkan pengambilan uang nasabah yang lokasinya jauh dari BDG.

Sekda Gunungkidul, Drajad Ruswandono, mengatakan belum meratanya pelayanan di tingkat kecamatan merupakan kendala yang saat ini dihadapi Pemkab. "Kami meminta BDG untuk meningkatkan pelayanan serta infrastruktur yang belum bisa menjangkau masyarakat di pelosok desa," ucapnya, Senin (8/4/2019).

Menurutnya, persoalan tersebut mengganggu proses tata kelola keuangan di pemerintah desa. "Karena kas keuangannya ada di BDG," kata dia.

Drajat menyatakan BDG berjanji menambah kantor pelayanan kas di 18 kecamatan. Namun upaya itu terhambat karena BDG baru mempunyai dua orang dewan pengawas, sementara syarat untuk membuka kantor pelayanan kas sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni bank daerah harus mempunyai tiga orang dewan pengawas.

Ketua SKDGK, Sutiyono, menyatakan jajarannya mengusulkan pemotongan premi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan dilakukan oleh Bank BDG, sehingga pemdes tinggal menyetor.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online