Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ilustrasi uang. /Bisnis- Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perkumpulan Solidaritas Kepala Desa Gunungkidul (SKDGK) meminta Pemkab memaksimalkan fungsi Bank Daerah Gunungkidul (BDG) bagi masyarakat di 144 desa di Bumi Handayani. Pelayanan yang diminta masyarakat desa adalah layanan yang berkaitan dengan BPJS Kesehatan dan memudahkan pengambilan uang nasabah yang lokasinya jauh dari BDG.
Sekda Gunungkidul, Drajad Ruswandono, mengatakan belum meratanya pelayanan di tingkat kecamatan merupakan kendala yang saat ini dihadapi Pemkab. "Kami meminta BDG untuk meningkatkan pelayanan serta infrastruktur yang belum bisa menjangkau masyarakat di pelosok desa," ucapnya, Senin (8/4/2019).
Menurutnya, persoalan tersebut mengganggu proses tata kelola keuangan di pemerintah desa. "Karena kas keuangannya ada di BDG," kata dia.
Drajat menyatakan BDG berjanji menambah kantor pelayanan kas di 18 kecamatan. Namun upaya itu terhambat karena BDG baru mempunyai dua orang dewan pengawas, sementara syarat untuk membuka kantor pelayanan kas sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni bank daerah harus mempunyai tiga orang dewan pengawas.
Ketua SKDGK, Sutiyono, menyatakan jajarannya mengusulkan pemotongan premi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan dilakukan oleh Bank BDG, sehingga pemdes tinggal menyetor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.