Lima Bulan, Investasi di Gunungkidul Tembus Rp394 Miliar
Investasi di Gunungkidul mencapai Rp394,04 miliar hingga Mei 2026 dan menyerap 7.147 tenaga kerja. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar.
Ilustrasi. /Bisnis Indonesia- Nurul Hidayat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Hari kedua pasca-pencoblosan belum terlihat pasti peta kursi DPRD Gunungkidul yang diperoleh partai politik. Saat ini parpol masih merekap hasil perolehan suara pada Pemilu 2019.
Sekretaris DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho, mengatakan jajarannya masih menghitung hasil perolehan suara Pemilu 2019. Meski penghitungan masih dilakukan, ia optimistis Golkar mampu meraih lima kursi di DPRD Gunungkidul. “Yang pasti satu daerah pemilihan [dapil] satu kursi, khusus untuk dapil tiga ada peluang menambah satu kursi lagi,” kata Heri, Jumat (19/4/2019).
Menurut dia, kepastian berapa kursi yang diperoleh masih menunggu hasil rekapitulasi akhir perhitungan suara. Meski demikian ia berharap partainya bisa memperoleh hasil maksimal. “Harapannya target bisa terpenuhi,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gunungkidul, Ari Siswanto. Dia optimistis dapat mengamankan lima kursi Dewan dengan rincian satu kursi di setiap dapilnya. “Di dapil lima kami menargetkan dua kursi. Tetapi hasil perhitungan sementara meleset karena target itu tidak bisa dicapai. Secara keseluruhan kami bisa mengamankan lima kursi,” katanya.
Menurut Ari, belum adanya kepastian perolehan suara berkaitan dengan perhitungan suara di tingkat TPS. Pasalnya, perhitungan membutuhkan waktu yang lama. “Imbasnya berdampak terhadap perhitungan di partai. Yang jelas, semua sudah bisa terlihat pada saat penghitungan di tingkat panitia pemilihan kecamatan,” katanya.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Sugito, belum bisa membeberkan hasil penghitungan suara pada pemilu 2019. Dia berdalih perhitungan masih berjalan sehingga belum diketahui berapa perolehan kursi PDIP di DPRD Gunungkidul. “Masih dihitung dan belum diketahui raihan kursi yang diperoleh PDIP,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi di Gunungkidul mencapai Rp394,04 miliar hingga Mei 2026 dan menyerap 7.147 tenaga kerja. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar.
Pemerintah kaji pemangkasan anggaran MBG Rp268 triliun. Fokus pada efisiensi dan tepat sasaran penerima.
DPRD Kota Yogyakarta mempercepat pembahasan Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dengan skema restitusi yang diperluas.
Pemkab Kebumen dan Bank Jateng jajaki kerja sama strategis untuk dorong ekonomi, UMKM, dan investasi daerah.
Timnas Indonesia U-19 hadapi Australia di semifinal AFF U-19 2026. Ini susunan pemain dan prediksi laga.
Penjualan Pertamax di Gunungkidul turun hingga 60% usai harga naik. Pelaku Pertashop mengeluhkan dampaknya.