Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo. /Ist- Dok AP I
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemerintah Kabupaten Kulonprogo akan segera melakukan penanaman pohon cemara udang sebagai sabuk hijau di selatan Izin Penetapan Lokasi (IPL) Yogyakarta International Airport (YIA). Targetnya, sebelum YIA resmi beroperasi terbatas pada 29 April mendatang.
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengatakan setelah pelaksanaan Pemilu 2019, pihaknya akan fokus menata kawasan pantai di selatan YIA. Khususnya untuk dijadikan sabuk hijau bandara. Dia berharap sebelum Presiden Joko Widodo meresmikan YIA, pohon cemara telah ditanam. "Ini sebagai tanda bahwa kami serius untuk menangani hal itu," kata Hasto, Kamis (18/4/2019).
Pria yang juga berprofesi sebagai dokter itu mengungkapkan jika MoU penggunaan dan penataan lahan tambak udang yang akan dijadikan sabuk hijau telah disusun. Saat ini pihaknya tinggal menunggu penandatanganan dari Pura Pakualam selaku pemilik lahan dan Angkasa Pura (AP) 1.
Terkait penolakan dari pemilik usaha dalam hal ini tambak udang yang menyertai penanaman sabuk hijau, Hasto meminta agar warga bisa ikut mendukung langkah pemerintah. Sabuk hijau di bandara lanjutnya merupakan hal vital demi mitigasi bencana.
Hasto juga menegaskan rencana tersebut tidak untuk merugikan masyarakat, karena akan tetap mengakomodir kepentingan seluruh pihak.
Project Manager Pembangunan YIA PT. AP I, Taochid Purnama Hadi mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan pemkab dan Pura Pakualam soal penanaman sabuk hijau di selatan YIA. Ia berharap sebelum Mei, sabuk hijau telah ada.
Taochid menyatakan ada tidaknya sabuk hijau, sebenarnya tidak akan menggangu aktivitas penerbangan. Sebab fungsinya lebih kepada antisipasi jika nanti terjadi bencana. Hanya saja hal itu tetap diperlukan agar YIA lebih terjamin keamanannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.