Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi. /Espos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, BANTUL- Sebanyak 21 orang calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tidak lolos dalam ujian seleksi tahap pertama disarankan agar kembali mengikuti seleksi PPPK tahap kedua.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Danu Siswaryanta, saat dihubungi Sabtu (20/4/2019) mengatakan seleksi PPPK tahap kedua direncanakan dibuka pada Juli-Agustus mendatang.
"Kami sudah berupaya memperjuangkan agar mereka lolos, namun aturan dari Pemerintah Pusat tetap tidak bisa menurunkan ambang batas nilai ujian seleksi," katanya.
Danu memprediksi pembukaan seleksi PPPK tahap dua nanti peluangnya lebih besar karena tidak terbatas pada tenaga guru dan tenaga kesehatan, namun semua organisasi perangkat daerah (OPD) dan kementerian. Seleksi tahap dua juga kemungkinan, kata dia, berbarengan dengan seleksi CPNS.
"Nanti kemungkinan semua jabatan dan semua OPD buka lowongan. Kalau tahap satu kan sebenarnya hanya mengakomodir K2. Besok itu umum lebih banyak lagi peluangnya," papar Danu.
Bendahara Forum Honorer Bantul, Panggih Widada mengatakan dirinya tidak bisa mendaftar dalam seleksi PPPK tahap pertama karena terbentur aturan yang diutamakan adalah guru. Sementara ia adalah pegawai tidak tetap (PTT) di SD.
Sampai saat ini ia masih berharap diperioritaskan untuk menjadi pegawai negeri sipil negara (PNS).PTT yang sudah bekerja sejak 1997 ini sudah lama menanti diangkat sebagai PNS. Karena itu peluang seleksi PPPK tahap dua pada Juli-Agustus ini, Panggih tidak terlalu antusias.
Kendati demikian pihaknya masih menunggu kebijakan lebih lanjut. "Biasanya kalau ganti pejabat kementerian pasti ganti kebijakan. Semoga kebijakan mengangkat honorer K2 jadi PNS masih ada," kata Panggih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Pemkab Sleman mendukung PSS dengan penambahan fasilitas Stadion Maguwoharjo. Tim kementerian telah meninjau stadion.
Layanan investasi emas di BRImo didukung oleh PT Pegadaian (Persero) sebagai pelopor layanan Bank Emas (Bullion Bank) di Indonesia
Lomba Lukis Anak DIY-Kyoto 2026 digelar di Sleman pada 23 Agustus. Sebanyak 20 peserta terbaik akan mewakili Sleman di tingkat DIY.
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan motor listrik nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya yang diproduksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang
Prabowo menyiapkan skema tukar tambah motor bensin dengan motor listrik serta pembiayaan bunga rendah untuk masyarakat.