Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Penampilan para musikus dalam Pentas Orkestra Mahakarya Adiluhung di Concert Hall TBY, Selasa (23/4/2019).Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Tak hanya untuk dinikmati sebagian orang, musik orkestra seharusnya bisa lebih memasyarakat. Melalui pergelaran bertajuk Konser Orkestra TBY bertajuk Mahakarya Adiluhung, sejumlah seniman dari kalangan mahasiswa dan pelajar di DIY menampilkan musik orkestra dengan komposisi lagu yang sudah banyak dikenal masyarakat.
Panitia acara, Sipriana Dinda, mengatakan para seniman muda yang tampil dalam konser itu berasal dari beberapa kampus dan sekolah. Di antaranya Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) ISI Jogja, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNY, dan SMM Jogja. “Untuk konser ini, kami sudah mengumpulkan semua musikus sejak tiga bulan silam,” kata dia, seusai konser Mahakarya Adiluhung yang digelar di Concert Hall TBY, Selasa (24/4/2019) malam itu.
Dia mengatakan konsep yang diusung dalam pentas malam itu adalah mendekatkan musik orkestra pada masyarakat luas. Maka lagu-lagu yang dibawakan pun sebagian besar sudah akrab di telinga masyarakat.
Beberapa repertoar yang ditampilkan dalam konser terebut antara lain Overture Pentatonic dengan komposer Budi Ngurah; Simfoni Raya Indonesia karya Guruh Soekarno Putra; Yogyakarta karya Kla Project; medley lagu-lagu Koes Plus hasil aransemen Fajar Ganif; Bimbi karya Titik Puspa; Payung Fantasi karya Ismail Marzuki; Damai Bersamamu karya Johny Sahilatua; medley lagu-lagu Bimbo hasil aransemen Vishnu Satyagraha; dan Mahadaya Cinta karya Guruh Soekarno Putra.
Repertoar-repertoar itu sengaja dipilih lantaran sudah familiar di kalangan masyarakat. Dengan begitu, orkestra tidak hanya bisa dinikmati kelas menengah ke atas atau kalangan yang paham musik saja, melainkan seluruh masyarakat.
Kepala TBY, Diah Tutuko, mengatakan pergelaran hasil kerja sama antara Dinas Kebudayaan (Disbud) Jogja dengan akademisi serta pegiat musik tersebut ditujukan agar musik bisa dinikmati masyarakat luas tanpa terkecuali. "Setelah mengikuti proses beberapa hari ini, bisa dinikmati malam ini karya musik adiluhung dari komponis legendaris Indonesia," katanya.
Dia mengatakan Konser Orkestra rutin digelar TBY setahun sekali. Pentas ini merupakan upaya TBY untuk mengapresiasi musisi sekaligus memberi hiburan berkualitas pada masyarakat. Selain orkestra, TBY juga rutin menggelar event seni lainnya seperti karawitan, jatilan, teater, pameran seni rupa dan masih banyak lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ceko vs Kroasia membuka Grup A3 Nations League 2026/2027. Simak jadwal, kondisi tim, rekor pertemuan, dan prediksi susunan pemain.
Kenapa tiket pesawat domestik bisa lebih mahal dari luar negeri? Ini faktor avtur, pajak, persaingan, kapasitas, dan jarak penerbangan.
Indonesia naik ke peringkat 14 klasemen medali Asian Games 2026 setelah Rahmat Erwin Abdullah meraih emas angkat besi.
Trem listrik Bandara-Canggu ditargetkan mulai dibangun Maret 2027. Simak rute, kapasitas, waktu tempuh, dan jadwal operasinya.
Daftar 10 SUV irit BBM di Indonesia, lengkap dengan spesifikasi, konsumsi bahan bakar, dan estimasi harga masing-masing.