Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi banjir./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, BATURAJA- Sejumlah warga Desa Kepayang, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan terpaksa membawa jenazah Jaimi (55) ke pemakaman menggunakan perahu akibat banjir melanda wilayah setempat sejak beberapa hari terakhir.
"Jenazah salah seorang warga desa kami yang meninggal karena sakit ini terpaksa dibawa menggunakan perahu karena akses jalan di sini sudah terendam air semua," kata salah seorang warga Desa Kepayang, Ogan Komering Ulu (OKU), Jumairi di Baturaja, Minggu (28/4/2019).
Dia menuturkan, tingginya intensitas curah hujan sejak beberapa hari terakhir menyebabkan terjadinya bencana banjir yang ditimbulkan akibat luapan air Sungai Ogan.
"Bencana banjir akibat luapan sungai ini hampir setiap tahun melanda desa kami tepatnya saat musim hujan," ungkapnya.
Dia mengemukakan, bencana banjir musiman tersebut nyaris melumpuhkan akses perlintasan masyarakat di wilayah setempat karena jalan tergenang air.
Bahkan, kata dia, banjir luapan Sungai Ogan melanda hingga ke permukiman penduduk di wilayah itu dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.
Menurut dia, akibat banjir musiman tersebut masyarakat terpaksa menggunakan perahu dalam beraktifitas seperti menuju ke kebun, kantor dan sekolah.
Bahkan, lanjut dia, untuk menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di desa setempat guna memakamkan warga yang meninggal dunia terpaksa menggunakan perahu.
"Agar jenazah tidak basah kerandanya dinaikan di atas perahu untuk menuju ke TPU yang ada di desa kami dengan jarak tempuh sekitar empat kilometer," jelasnya.
Dia berharap agar pemerintah daerah setempat segera menyalurkan bantuan seperti keperluan konsumsi untuk korban banjir sekaligus mencarikan solusi guna mengatasi bencana alam tersebut.
"Mengenai bantuan dari pemerintah untuk korban banjir hingga saat ini juga belum ada. Hanya saja berdasarkan laporan tim di lapangan banjir di Desa Kepayang sudah mulia surut," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.
LPS mempertahankan bunga penjaminan hingga Januari 2027. Simpanan rupiah bank umum tetap 3,75%, BPR 6,25%, dan valas 2%.
DPR dan Kemenimipas sepakat membongkar fasilitas “apartemen” Lapas Cibinong setelah seluruh barang bukti didokumentasikan dan diamankan.
Aturan wajib halal pakaian jadi segera berlaku. IKM maklon khawatir terbebani sertifikasi, sementara industri hulu tekstil mengaku siap.
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.