Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Rekapitulasi suara KPU Sleman di Aula Bappeda Sleman, Selasa (7/5/2019)./Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, JOGJA—Rekapitulisasi penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi, KPU DIY kembali diskors hingga Jumat (10/5/2019). Kelanjutan proses ini masih menunggu selesainya proses rekapitulasi suara di KPU Sleman.
Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan mengatakan penghitungan suara ditangguhkan karena KPU Sleman masih menghitung suara. “Daripada besok [Kamis] belum selesai, disepakati proses rekapitulasi akan dilanjutkan pada Jumat besok,” katanya seusai rapat rekapitulisasi suara di JEC, Banguntapan, Bantul, Rabu (8/5/2019).
Hamdan mengatakan rekapitulasi suara di Sleman terhambat karena adanya selisih suara yang dipersoalkan oleh PPP. Suara caleg terpilih di Sleman berkurang sehingga proses penghitungan diulang. “Ini harus berdasarkan datanya, harus ada bukti. Mekanismenya harus lakukan secara terbuka. Kalau data tersebut betul, KPU harus melakukan pembetulan,” katanya.
Di Sleman, kata Hamdan, KPU bahkan membuka plano untuk menghitung ulang suara sampai menelisik perolehan di level desa. Ini untuk membuktikan adanya pengurangan suara caleg PPP. Jika ada berita acara yang berbeda yang sudah ditandatangani dan disahkan, hal itu bisa menjadi bukti untuk melakukan koreksi kesalahan input perolehan suara tersebut. “Taetpi kalau hanya klaim lisan tanpa data, yang tidak akan bisa diterima,” kata Hamdan.
Agenda KPU DIY selama Rabu ini hanya menyelesaikan selisih empat suara yang ditemukan untuk DPR RI dan DPD RI di KPU Kota Jogja. Menurutnya, selisih suara untuk DPR RI sudah bisa diselesaikan. “Ditemukan di TPS 14 Patehan, TPS 1 Tegalrejo, TPS 17 Notoprajan, Ngampilan dan TPS 22 Prawirodirjan, Gondomanan,” katanya.
Komisioner Bawaslu DIY Amir Syarifuddin mengatakan selisih suara tersebut terjadi karena ada kesalahan teknis kala mengisi form yang ada. Ada yang keliru mengisi perempuan dan laki-laki, dan kesalahan kecil lainnya. “Kami sudah minta penjelasan, sudah ditelusuri dan sudah ditemukan. Ada kekeliruan menginput data DPK. Jadi lebih ke masalah teknis,” katanya.
Secara umum, katanya, apa yang dilakukan oleh KPU DIY sudah sesuai aturan. Bahkan KPU DIY memberi banyak ruang klarifikasi jika ada persoalan muncul di lapangan, khususnya bagi saksi dan pengawas di lapangan. “Memang ada catatan-catatan khusus, kejadian selama proses pemilu berlangsung. Tapi sudah diselesaikan oleh KPU,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.