Gandeng UGM, PDAM Sleman Uji Deteksi Kebocoran Pakai Satelit
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
Ilustrasi./Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA- KPU DIY terus mengupdate jumlah petugas Pemilu 2019 yang meninggal dunia. Tercatat, berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan sebanyak 12 petugas Pemilu (KPPS/PPK/Linmas) yang meninggal dunia.
Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan menjelaskan jumlah tersebut didasarkan hasil pendataan dan verifikasi yang dilakukan sejak Januari hingga Mei 2019. Ke-12 petugas Pemilu yang wafat tersebut rinciannya terdiri dari delapan Anggota KPPS, satu PPK dan tiga orang Linmas. Adapun jumlah petugas yang sakit sebanyak 52 orang.
"Kalau masih ada tambahan lagi, nanti kami sertakan. Data masih diverifikasi. Yang jelas kami laporkan datanya, diverifikasi, bagaimana kejadiannya," kata Hamdan, Rabu (8/5/2019).
Total seluruh petugas Pemilu baik yang meninggal dunia maupun yang sakit sebanyak 64 orang. Rinciannya, jumlah petugas PPK (8 orang) PPS (9 orang) KPPS (35 orang) Linmas (11 orang) dan Sekretariat (1 orang). "Ini rincian totalnya. Mereka tersebar di empat kabupaten dan satu kota. Rata-rata akibat kelelahan," katanya.
Selain kelelahan, beberapa di antaranya meninggal akibat sakit yang diderita. Disinggung soal rencana pemberian santunan kepada korban, Hamdan mengaku masih menunggu juklak dan juknis dari Pusat. Bahkan, guna mempercepat proses itu, KPU DIY sudah bersurat ke KPU RI.
"Sudah ada surat dari Jakarta [KPU RI], dari Pak Sekjen yang meminta kepada kami di KPU DIY untuk melakukan verifikasi data. Jadi sudah kami laporkan dan artinya tinggal menunggu saja," ucapnya.
Ketua Badan Pengawas Pemilu DIY Bagus Sarwono menyatakan selama pelaksanaan pemilu, tercatat 27 pengawas dinyatakan sakit. Dari 27 petugas yang sakit, satu orang meninggal. Totalnya 28 orang. "Sedangkan satu petugas dari Mlati, Sleman, meninggal karena sakit dan kelelahan, pada Minggu lalu" kata Bagus.
Sama seperti KPU, Bawaslu sudah melaporkan kondisi ini ke pusat dan menunggu langkah selanjut dari Bawaslu Pusat. "Yang sakit tidak hanya petugas pengawas di lapangan. Ketua Bawaslu Bantul juga ngedrop sakit setelah mengikuti proses rekapitulasi suara," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
Dana Transfer ke Daerah atau TKD 2027 mencapai Rp735 triliun, naik Rp42 triliun, tetapi masih 20,1% di bawah alokasi 2025.
Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng bagi penyintas gempa NTT. Bantuan mencapai 10 ton beras dan 1.000 liter minyak per kabupaten.
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong. BPBD menyebut belum ada laporan rumah warga rusak, tetapi plafon dan dinding kantor PU terdampak.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
PLN siagakan 45.000 personel dan cadangan daya 9 GW untuk mengamankan kelistrikan nasional saat HUT ke-81 RI.