Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Ilustrasi. /Bisnis-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, BANTUL—Dugaan penggelembungan suara antarcaleg Partai Gerindra Bantul mulai ditelusuri oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Bantul.
Sekretaris DPC Gerindra Bantul, Darwinto mengatakan penelusuran dilakukan melalui penelitian berkas-berkas C1 yang dimiliki oleh partai bergambang kepala burung garuda itu. Formulir C1, kata dia, adalah catatan hasil penghitungan suara tingkat tempat pemungutan suara (TPS).
"Sementara dalam penelusurannya di C1 yang dimiliki oleh DPC Gerindra Bantul belum ditemukan adanya penggelembungan suara," kata dia kepada Harianjogja.com, Selasa (13/5/2019).
Dia berjanji DPC Gerindra akan bertindak seadil-adilnya dan tidak akan berpihak pada siapapun dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Tak hanya itu, DPC Gerindra, kata dia, juga akan mendalami isi rekaman yang berisi percakapan antara salah satu caleg Gerindra, Kartono dan sejumlah saksi di TPS. "Terkait rekaman tersebut, itu yang akan kami pertanyakan kepada ketua PAC Bambanglipuro. DPC akan minta kejelasan sejelas jelasnya terkait rekaman tersebut," ucap Darwinto.
Seperti diketahui, salah satu caleg Gerindra untuk DPRD Bantul dari Dapil 4 (Kretek, Jetis, Bambanglipuro dan Pundong), Sefti Indradewi merasa perolehan suaranya berkurang setelah rekapitulasi suara tingkat PPK selesai. Di saat bersamaan Sefti mencurigai perolehan suara koleganya di dapil yang sama tiba-tiba meningkat.
Sefti menduga ada pergeseran suara dan pergeseran itu melibatkan penyelenggara pemilun atau PPK. Akibatnya, Sefti terancam gagal menjadi anggota DPRD Bantul karena kekurangan suara. Dari Dapil 4 Bantul, dua caleg Gerindra yang diprediksi lolos dengan perolehan suara terbanyak adalah Saryanto dan Sukardiyono.
Sefti mengaku mengantongi banyak bukti pergeseran suaranya sehingga menguntungkan caleg nomor urut di bawahnya, Sukardiyono. "Bukti-bukti yang kami miliki akan kami serahkan kepada Bawaslu. Saya apresiasi respons Bawaslu yang cukup cepat," kata Sefti.
Memang, Senin (12/5) lalu, Bawaslu Bantul sudah memanggil delapan orang saksi dan pelapor. Salah satu saksinya adalah Kartono selaku Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra Bambanglipuro.
Kartono salah satu saksi yang rekamannya percakapannya dengan sejumlah saksi di TPS tersebar. Dalam rekaman tersebut Sartono memerintahkan kepada saksi-saksi agar mencari tambahan suara untuk Sukardiyono pada dua hari sebelum proses rekapitulasi suara tingkat kecamatan.
Bahkan Sartono mengiming-imingi sepeda motor pada saksi partai yang bisa menari tambahan suara. Sartono sendiri kepada awak media seusai dimintai keterangam Bawaslu membenarkan isi rekaman tersebut. Namun ia mengklaim kejadian itu hanya spontanitas dan tidak ada perencanaan.
"Saya katakan seperti itu enggak ada rencana. Itu spontanitas. Saat itu saksi juga bilang sama saya tidak bisa. Maka dari itu, saya juga heran, kok bisa Sefti kehilangan 500 suara. Itu dari mana?" kata Sartono.
Sebaliknya, Sukardiyono saat dimintai konfirmasi terkait dengan polemik pergeseran suara yang menyeret namanya enggan memberikan. Ia mempersilahkan media bertanya kepada KPU dan Bawaslu. "Tak ada hubungannya dengan saya," ujar caleg Gerindra nomor urut empat di Dapil 4 itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.