Pemkot Solo Dorong BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Pemberdayaan Peserta dan Ahli Waris
Wawali Solo Astrid Widayani mengapresiasi layanan BPJS Ketenagakerjaan dan mendorong sinergi pemberdayaan peserta serta ahli waris melalui UMKM dan pelatihan.
Peserta lokakarya berburu objek foto berupa tarian tradisional di Museum Sonobudoyo Jogja, Sabtu (25/5/2019)./Istimewa-Dispar DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Untuk kali pertama, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY bersama Jogja Culturestock menggelar lokakarya bertajuk Microstock Fotografi dan Hunting Objek di Museum Sonobudoyo Jogja, Sabtu (25/5/2019).
Penggagas kegiatan, Anang Dwi Yatmoko mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 150 orang. Selain komunitas microstock fotografi dan museum, kegiatan itu juga diikuti oleh masyarakat umum.
"Kegiatan ini memang kali pertama kami gelar. Ketimbang punya ponsel hanya dipakai nyinyir di medsos, lebih baik dimanfaatkan buat yang lebih baik. Apabila bisa menghasilkan uang," kata komedian yang juga biasa dikenal dengan sapaan Anang Batas itu kepada Harian Jogja di sela-sela acara.
Melalui kegiatan itu, dia mengajak masyarakat memanfaatkan ponselnya untuk kegiatan positif. Karya foto yang dihasilkan pun bisa mengalirkan pundi-pundi rupiah jika diupload di web place foto, shutterstock.com. "Kami juga menggelar workshop bagi peserta. Dalam workshop peserta kami beri pengetahuan bagaimana agar hasil foto bisa diterima shutterstock, bagaimana resolusinya dan sebagainya," kata Anang.
Selain workshop di museum, peserta juga diajak untuk melakukan berbur objek foto di museum, jajan pasar, traditional dance, dan aktivitas lainnya di sekitar di titik nol. Hal itu dilakukan salah satunya untuk mendukung aktivitas pariwisata. "Temanya bebas. Apapun hasil karya [fotografi], dari HP yang dihasilkan juga diunggah di shutterstock agar diketahui oleh seluruh dunia. Ini merupakan aktivitas positif dan menghasilkan [uang]. Termasuk mengangkat pariwisata di Jogja," katanya.
Ke depan, dia berharap kegiatan lokakarya serupa bisa melibatkan kalangan pelajar dan kelompok lainnya. Dengan begitu, semakin banyak orang melakukan aktivitas positif menggunakan ponselnya. "Masih perlu kelas-kelas kecil untuk workshop. Sebab ini kegiatan positif. Kalau ada foto yang di download, ada fee yang bisa diterima, walaupun tidak seberapa," katanya.
Keragaman event di Jogja mampu menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Apalagi DIY tahun ini mencanangkan target kunjungan wisatawan DIY sebesar 5,9 juta orang. Peran media informasi pariwisata seperti kalender event dan aktivitas wisata lainnya merupakan upaya mengemakan potensi wisata DIY.
Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo mengatakan Dispar aktif menyampaikan informasi pariwisata untuk mencapai jumlah kunjungan wisatawan di DIY. Kalender event yang dimiliki Dispar menginformasikan penyelenggaran event secara lengkap sehingga wisatawan bisa mengatur dan menyesuaikan waktu untuk berkunjung ke DIY. "Kami sekaligus mensinergikan penyenggaran event di tingkat provinsi, kabupaten, SKPD dan jajaran Pemda serta stakeholder pariwisata," kata Singgih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Solo Astrid Widayani mengapresiasi layanan BPJS Ketenagakerjaan dan mendorong sinergi pemberdayaan peserta serta ahli waris melalui UMKM dan pelatihan.
Kortastipidkor Polri menggeledah kantor dan rujab Bupati Gowa terkait dugaan pemerasan, pungli, gratifikasi PBG 2025-2026 dan TPPU.
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
BMKG memprediksi musim hujan 2026/2027 datang lebih lambat di 529 ZOM akibat El Nino sangat kuat yang bertahan hingga awal 2027.
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
BDx mulai membangun data center AI 640 MW di Jatiluhur. Gedung pertama berkapasitas 120 MW ditargetkan beroperasi awal 2027.