Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman saat melakukan pemantauan terhadap gas 3 kg. /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN--Ketersediaan Gas LPG ukuran 3 kg di Kabupaten Sleman menjelang Hari Raya Idulfitri tahun 2019 dinilai aman. Perihal tersebut didasarkan kepada pemantauan yang dilakukan oleh Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman terhadap gas 3 kg selama dua hari yaitu pada hari Senin (27/5/2019) di Wilayah Kecamatan Prambanan, dan pada Selasa (28/5/2019) di Wilayah Pakem dan Cangkringan.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Emmy Retnosasi, mengatakan pemantauan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sleman meliputi agen-agen yang tersebar di wilayah Sleman Timur. Seluruh agen yang dikunjungi dipilih secara acak guna mengambil sampel dari masing-masing wilayah.
“Dalam pantauan yang telah dilakukan dalam dua hari, kami ingin mengetahui apakah agen dan pangkalan menjual dengan harga yang telah ditentukan sesuai Harga Eceran Tertinggi [HET] Nasional yaitu Rp15.500,“ jelas Emy Retnosasi.
Selain harga, Emmy juga menjelaskan bahwa dalam pemantauan tersebut, pihaknya ingin memastikan penjualan gas 3 kg yang merupakan gas bersubsidi ini tepat sasaran dan merata untuk masyarakat. Hal tersebut dalam rangka mengantisipasi kelangkaan gas di Kabupaten Sleman.
Emmy menuturkan, bahwa tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Sleman telah mengusulkan penambahan fakultatif gas 3 kg untuk wilayah Kabupaten Sleman, Sehingga seluruh agen di Kabupaten Sleman mendapatkan tambahan fakultatif 5% sampai dengan 7% dari kuota.
“Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina terkait penambahan fakultatif dan menurut informasi tidak hanya gas 3 kg yang mendapatkan tambahan, tetapi juga Bahan Bakar Minyak (BBM) ada penambahan 10%,” tuturnya.
Maka dari itu, terkait ketersediaan gas LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Sleman setelah dilakukan pemantauan harga dan stok di Kabupaten Sleman dinilai aman dan relatif stabil.
Emmy juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir terkait kesediaan gas 3 kg sampai dengan Hari Raya Idulfitri 2019.
Sebelumnya diberitakan, persediaan tabung gas berukuran 3 kg di Jogja naik pada tahun 2019 ini.
Kabiro Administrasi Perekonomian dan SDA Sekda DIY, Ni Made Dwipanti mengatakan jika kenaikan stok ini cukup signifikan dan diyakini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kenaikan persediaannya mencapai 10 persen dari Pertamina," tutup Dwipanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Fitur Instants Instagram bikin banyak pengguna salah kirim foto. Berikut cara menonaktifkan dan membatalkan Instants agar privasi tetap aman.