Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Sebuah mobil mogok di salah satu tanjakan yang ada di Jalan Cinomati, Minggu (23/12/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Hingga H-2 Lebaran, Jalur Cinomati, Bantul, mulai dipadati kendaraan bermotor. Meski arus terbilang lancar, namun tak sedikit kendaraan bermotor, terutama roda empat yang tak kuat melewati tanjakan di jalur itu.
Kepala Kepolisian Pleret Ajun Komisaris Polisi Sumanto, mengatakan dalam sehari setidaknya lebih dari lima kendaraan bermotor yang tak kuat melintasi tanjakan di jalur yang menghubungkan antara Desa Wonolelo, Kecamatan Pleret dan Desa Terong, Kecamatan Dlingo tersebut.
Dia mengatakan kendaraan yang tidak kuat menanjak kebanyakan adalah kendaraan berpelat nomor luar DIY. Lantaran kebanyakan belum pernah melintas Jalur Cinomati, sopir kesulitan mengatur persneling kendaraan. “Kebanyakan mereka berpatokan pada aplikasi peta dalam jaringan [daring/online]. Padahal jalur ini sangat tidak direkomendasikan, terutama bagi sopir yang baru pertama kali melintas di sini [Jalur Cinomati],” ucap dia kepada Harian Jogja, Senin (3/6).
Jika mengacu pada aplikasi tersebut, kata dia, Jalur Cinomati memang merupakan jalur pintas dari Bantul menuju Dlingo. Sumanto mengatakan selama ini hingga tujuh hari setelah Lebaran tim gabungan pengamanan Jalur Cinomati siaga di jalur tersebut.
Tim gabungan, kata dia, terdiri dari polisi, TNI, Tim Search and Rescue (SAR) DIY, PMI, dan sejumlah sukarelawan serta komunitas dari masyarakat. Tim gabungan sigap membantu pengendara yang tak kuat menanjak, di antaranya dengan menggantikan sopir sementara sampai atas jika sopir tidak kuat melanjutkan, mengganjal ban supaya kendaraan tidak melorot, serta terus memberikan imbauan kepada para pengendara.
"Ya intinya kami semua membantu kelancaran arus lalu lintas. Mempermudah pemudik maupun wisatawan yang menuju Dlingo atau mau ke Gunungkidul," kata Sumanto.
Sumanto memprediksi Jalur Cinomati bakal ramai setelah Lebaran karena banyak wisatawan yang melintasi jalur tersebut. Untuk itu petugas juga sudah memasang sekumlah rambu dan imbauan di jalur Pleret agar kendaraan besar seperti bus dan truk bermuatan tidak melintasi jalur Cinomati selama Operasi Ketupat Progo 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.