Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Suasana di sekitar kawasan pertokoan Malioboro, Sabtu (7/7/2018). Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA-Selama musim Lebaran, Jogja menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan. Demi kenyamanan para pengunjung, Forum Lintas Komunitas Malioboro (FLKM) berkomitmen untuk memberi pelayanan maksimal, termasuk tidak memasang harga terlampau tinggi.
Ketua Paguyuban Pedagang Lesehan Malioboro (PPLM), Sukidi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan para pedagang dan paguyuban lainnya di Malioboro untuk fokus mengupayakan tiga hal selama libur lebaran, yakni kesepakatan harga, pelayanan fisik dan kebersihan.
Ia juga telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) khususnya Satpol PP untuk memantau dan melakukan sidak selama libur Lebaran. "Memastikan tidak ada yang melakukan pelanggaran," kata dia.
Sukidi menjelaskan sanksi yang diterapkan apabila pedagang melanggar aturan, kuususnya memasang harga terlampau tinggi, yakni mulai dari sanksi sosial, tidak boleh berjualan selama beberapa minggu, hingga dikeluarkan dari paguyuban.
Meski demikian ia menilai para pedagang sudah relarif tertib menjalankan kesepakatan paguyuban. Menurutnya, ini terlihat dari sudah tidak ditemukannya lagi komplain dari pengunjung.
Dalam paguyuban, sebenarnya tidak diatur dengan pasti berapa harga minimal dan maksimal. Kata Sukidi para pedagang sudah paham standar harga yang berlaku, sehingga jika asa yang berbeda terlampau jauh akan langsung ketahuan.
Sukidi memperkirakan libur Lebaran nanti penunjung Malioboro akan meningkat 300%. Peningkatan ini tentu akan berpengaruh pula pada produksi sampah. Sebab itu ia bersama FLKM sepakat membantu pemerintah mengelola kebersihan.
Mereka berinisiatif dengan dana internal, menambah tenaga keberaihan sebanyak delapan orang beserta satu armada pengangkut sampah. "Nanti petugas tambahan ini akan beroperasi malam hari, karena pengunjung juga lebih banyak malam," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Bayi gajah sumatra jantan lahir di Tesso Nilo diberi nama Ganesha. Ini merupakan anak keenam Lisa dari perkawinan dengan gajah liar.
Stok MinyaKita menipis? Pedagang Bantul bisa mengajukan pasokan ke Bulog dengan syarat NIB, KTP, email, dan nomor telepon.
Pedagang pasar Jogja menghadapi tekanan daya beli dan pedagang keliling. Disdag menyiapkan event, keringanan retribusi hingga live selling.
KPK menyebut Ombudsman dapat melaporkan dugaan pungli di lapas dan rutan jika data lengkap, termasuk temuan di Cibinong dan Pondok Bambu.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.