OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
TPR Induk Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul./Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL--Demi memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pengunjung wisata lebaran dan pasca lebaran, Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul akan lakukan pengendalian pengunjung wisatawan. Pengendalian tersebut melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan juga organisasi masyarakat (Ormas) terkait.
“Jadi kita nanti akan bekerja sama dengan beberapa OPD untuk melakukan pengendalian. Diantaranya Satpol PP, Polres, Kodim, Dinas Perhubungan, Polair, AL dan Polsek. Tujuan kami dari kegiatan kali ini adalah memberi rasa aman dan nyaman untuk para pengunjung libur lebaran,” kata Kepala Dinpar, Kwintarto Heru Prabowo Selasa (28/5/2019).
Pengendalian ini menyasar kepada pengunjung wisatawan yang mengunjungi pantai Parangtritis dan sekitarnya. Pengendalian akan dilakukan pada 6 Juni hingga 16 Juni mendatang. “Tapi dari hari pertama hingga hari terakhir akan kami bagi jadi dua yaitu, tanggl 6 hinnga 9 adalah pengamanan atau pengendalain dan sisannya setelah tanggal 9 adalah pengendalian wisata pasca lebaran,” lanjut Kwintarto.
Pihak Dinpar sendiri melakukan pengendalian pengamanan di beberapa akses jalan menuju kawasan pantai dan juga memaksimalkan penjagaan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) di Parangtritis, Samas, Depok, Goa Cemara, hingga Pandansimo.
“Sedangkan untuk pengendalian yang di TPR kami gencarkan untuk mengurangi kemacetan di pintu masuk, 138 petugas akan kami kerahkan selama 4 hari [6 hingga 9 Juni], yang biasanya di TPR induk 6 orang dan untuk lebaran akan kami tambahkan menjadi 32 orang untuk dua TPR shift siang dan malam,” katanya.
Kwintarto juga menambahkan bahwa jika nanti ada kemacetan di atas jembatan Kretek maka TPR didaerah tersebut akan langsung dibebaskan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan seperti jembatan ambruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.
DLH Sleman melarang limbah penyembelihan hewan kurban dibuang ke sungai demi mencegah pencemaran lingkungan saat Iduladha.
Microsoft mulai menghapus login OTP SMS dan beralih ke passkey demi meningkatkan keamanan akun pengguna dari ancaman siber.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Harga BBM dunia melonjak akibat konflik Iran, permintaan mobil listrik di Eropa naik drastis dan ubah pasar otomotif global.