5.000 Lele Mati di Kolam KDMP Boyolali, Diduga Diracun
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
Ilustrasi PNS/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL- Kepala Ombudsman Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta Budi Masturi mengatakan, semua aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul, pada hari pertama kerja Senin (10/6/2019), masuk kerja meski ada beberapa pegawai yang terlambat.
"Secara umum sidak (inspeksi mendadak) ini dalam rangka memonitor Edaran Menpan dan RB tentang kehadiran ASN di hari pertama setelah libur, dan hampir di semua instansi hadir semua, meskipun ada beberapa yang terlambat," kata Budi di Bantul, Senin.
Namun demikian, kata dia, terlambatnya sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) di instansi pelayanan publik yang didatangi secara sampel itu tidak signifikan waktunya, berkisar antara lima sampai 10 menit dari seharusnya masuk kantor.
"Dan untuk di Bantul kita mengunjungi Samsat kemudian kantor-kantor kecamatan, dan Puskesmas (pusat kesehatan masyarakat) Pundong, di puskesmas ini karena kita dapat informasi adanya pasien usai operasi sesar mengeluh dengan layanan puskesmas," katanya.
Akan tetapi, kata dia, berdasarkan klarifikasi mengenai aduan tersebut, lembaganya sudah mendapatkan penjelasan dari puskesmas bahwa pasien sudah ditangani dengan baik, pelayanan normal termasuk kehadiran ASN di pelayanan publik itu.
"Dari beberapa instansi yang kita datangi, soal presensi tidak ada masalah, hanya kasus spesifik yang oleh Kepala Puskesmas sudah dijelaskan bahwa akhirnya puskesmas memberikan layanan, karena pada saat pasien datang itu masih pagi pukul 04.30 WIB, namun pukul 09.00 WIB sudah dilayani," katanya.
Meski demikian, kata dia, Ombudsman DIY memberikan catatan terhadap puskesmas tersebut agar ke depan lebih meningkatkan kepedulian terhadap pasien terutama pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan segera tanpa menunggu dokter dari instansi itu.
"Kami sarankan agar puskesmas membangun dan lebih meningkatkan pelayananya, artinya dalam tingkat tertentu yang bisa dilayani dulu oleh bidan tetap dilayani tidak harus menunggu dokter, karena dengan demikian pasien tetap merasa terlayani dengan baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
Harga emas perhiasan hari ini Jumat 31 Juli 2026 naik tipis. Emas 24 karat di Lakuemas Rp2,227 juta dan Rajaemas Rp2,265 juta per gram.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi harapan Indonesia di perempat final Taipei Open 2026.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.