Atasi Krisis Air, BPBD Bantul Pasang Alat Pemanen Hujan

Kiki Luqmanul Hakim (ST16)
Kiki Luqmanul Hakim (ST16) Sabtu, 15 Juni 2019 16:37 WIB
Atasi Krisis Air, BPBD Bantul Pasang Alat Pemanen Hujan

Ilustrasi./Reuters-Mike Hutchings

Harianjogja.com, BANTUL –  BPBD Bantul akan melancarkan uji coba pemasangan tiga alat sederhana yang berguna untuk memanen air hujan pada 2019 ini. Alat tersebut diharapkan mampu menjadi solusi kekeringan pada musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto menyampaikan alat tersebut berupa penampungan yang masing-masing berisikan sepuluh liter air. Sedangkan sistem kerjanya bagaikan penampungan untuk memanen air hujan.

“Alat ini akan kami pasang di tiga lokasi yaitu di Kecamatan Piyungan, Dlingo dan imogiri. Lebih tepatbya akan kami letakan di fasilitas umum seperti masjid besar yang daerahnya terdampak kekeringan, kami memang prioritaskan tempat-tempat seperti itu dulu,” katanya Jumat (14/6/2019).

Ia juga menjelaskan lebih detail bahwa air hujan yang jatuh melalui atap rumah akan disalurkan menuju alat penampungan tersebut. “Tapi pada saat penyaluran itu ada proses penyaringan sehingga ketika airnya masuk bak sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk digunakan,” jelasnya.

Menurutnya tiga alat ini merupakan proyek percontohan, sedangkan pada 2020 mendatang pihaknya akan memasang tiga alat teknologi sederhana ini lagi.

“Harapan kami dengan adanya alat sederhana ini mampu menjadi solusi kekeringan yang kami perkirakan puncaknya akan datang pada bulan Agustus dan September. Bak penampungan tersebut bisa digunakan untuk beribadah maupun untuk keperluan rumah tangga,” kata Dwi.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online