40 Penumpang Masih di KM Mutiara Sentosa II, Menunggu Evakuasi
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Ilustrasi./Reuters-Mike Hutchings
Harianjogja.com, BANTUL – BPBD Bantul akan melancarkan uji coba pemasangan tiga alat sederhana yang berguna untuk memanen air hujan pada 2019 ini. Alat tersebut diharapkan mampu menjadi solusi kekeringan pada musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto menyampaikan alat tersebut berupa penampungan yang masing-masing berisikan sepuluh liter air. Sedangkan sistem kerjanya bagaikan penampungan untuk memanen air hujan.
“Alat ini akan kami pasang di tiga lokasi yaitu di Kecamatan Piyungan, Dlingo dan imogiri. Lebih tepatbya akan kami letakan di fasilitas umum seperti masjid besar yang daerahnya terdampak kekeringan, kami memang prioritaskan tempat-tempat seperti itu dulu,” katanya Jumat (14/6/2019).
Ia juga menjelaskan lebih detail bahwa air hujan yang jatuh melalui atap rumah akan disalurkan menuju alat penampungan tersebut. “Tapi pada saat penyaluran itu ada proses penyaringan sehingga ketika airnya masuk bak sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk digunakan,” jelasnya.
Menurutnya tiga alat ini merupakan proyek percontohan, sedangkan pada 2020 mendatang pihaknya akan memasang tiga alat teknologi sederhana ini lagi.
“Harapan kami dengan adanya alat sederhana ini mampu menjadi solusi kekeringan yang kami perkirakan puncaknya akan datang pada bulan Agustus dan September. Bak penampungan tersebut bisa digunakan untuk beribadah maupun untuk keperluan rumah tangga,” kata Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
BGN meminta guru mengedukasi siswa agar MBG dikonsumsi sesuai ketentuan dan tidak dibawa pulang karena berisiko memicu keracunan.
IHSG ditutup turun 1,53% ke 6.267,88. Pasar menanti hasil tinjauan MSCI Agustus yang diumumkan 12 Agustus 2026.
Belanja pegawai Kulonprogo masih di atas 30% APBD. DPRD mendorong efisiensi birokrasi dan penguatan PAD tanpa mengurangi layanan publik.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 88 persen. Proyek dikebut agar bisa difungsionalkan saat Nataru.
Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar menantunya, Raabi'atul Adawiyyah. Keputusan berlaku segera tanpa pengumuman perceraian.