Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Ferry Anto/JIBI-Dok
Harianjogja.com, BANTUL—Mantan pemain PSS Sleman dan Persis Solo, Ferry Anto Dwi Saputro, 35, hilang tertelan ombak Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, bersama anaknya yang berusia tujuh tahun Freya Fajrina Dwi.
Keluarga Ferry Anto yang bermukim di Sedahromolor RT 3, RW 7, Kartosuro, Solo, Jawa Tengah, berlibur di Pantai Baru, Kamis (20/6/2019) pagi bersama rombongan dari Solo yang berjumlah delapan orang. Ferry mengajak anak-anaknya.
Koordinator Search and Rescue (SAR) Wilayah 4 Bantul, Dwi Riaspamuji mengatakan di Pantai, empat orang bermain air. Saat itu, Ferry Anto bersama Freya, Felicia (anak pertama Ferry), dan dua keponakannya berjalan di bibir Pantai Baru sekitar pukul 08.15 WIB.
Personel Tim SAR sudah memperingatkan agar mereka tak terlalu dekat dengan air laut karena kondisi sedang pasang. Tak lama kemudian gelombang tinggi ombak muncul sekitar pukul 08.30 WIB dan menyapu mereka.
Ferry yang saat itu tengah menggendong Freya berhasil melempar Felicia menjauh dari ombak sehingga anak pertamanya itu selamat. Dua keponakan Ferry (Afdal Firmansyah, 11, dan Shela, 11) kemudian berhasil diselamatkan tim SAR. Namun Ferry dan Freya tersapu ombak dan hilang.
Saat bermain air keempatnya tergulung ombak. Ferry Anto berusaha menolong, tetapi ikut terseret. Anggota SAR yang sedang berjaga langsung melakukan pertolongan. Tiga orang yang diselamatkan adalah Shela dan Afdal dan A. Rohimah, 30.
“Tiga korban berhasil diselamatkan, dua korban masih dalam pencarian,” kata Dwi.
Saat ini Tim SAR bersama TNI Angkatan Laut, Ditpolair Polda DIY, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, PMI, dan sejumlah sukarelawan masih mencari Ferry Anto dan anaknya. Ferry Anto memperkuat PSS Sleman pada musim 2010-2011, dia kemudian hijrah ke Persis Solo dan gantung sepatu pada 2016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.