Advertisement

Limbah Cair Industri Tempe dan Tahu Untuk Pakan Hewan Ternak

Minggu, 10 Februari 2013 - 10:02 WIB
Jumali
Limbah Cair Industri Tempe dan Tahu Untuk Pakan Hewan Ternak

Advertisement

[caption id="attachment_377409" align="alignnone" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/02/10/limbah-cair-industri-tempe-dan-tahu-untuk-pakan-hewan-ternak-377408/tempe-7" rel="attachment wp-att-377409">http://images.harianjogja.com/2013/02/tempe-370x237.jpg" alt="" width="370" height="237" /> Seorang perajin tempe[/caption]

WONOSARI-Tidak selamanya limbah cair industri tempe dan tahu tidak memiliki kegunaan.

Advertisement

Di tangan Soleh, salah satu perajin tempe di Dusun Bansari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, limbah cair tersebut justru dimanfaatkan untuk hewan ternak sebagai pakan tambahan.

"Jika dibiarkan saja, air bekas rebusn itu akan membusuk. Namun, jika digunakan sebagai pakan tambahan, hasilnya justru bagus. Air tersebut mengandung protein tinggi, dan hal ini tentu saja mengurangi kemungkinan membusuk,” katanya, Minggu (10/2/2013).

Soleh mengungkapkan, langkah menjadikan limbah tersebut sebagai pakan ternak tambahan sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk keperluan lainnya. Namun, keterbatasan dan mahalnya alat pengolahan membuat banyak perajin membuang air bekas cucian langsung ke sungai.

“Itu alasannya kenapa pabrik tempe dan tahu selalu ada di sebelah sungai,” tutur Soleh.

Menurutnya, keberadaan pabrik tempe dan tahu di dekat sungai, sebenarnya memberi keuntungan tersendiri bagi perajin. Selain mereka bisa langsung mengalirkan limbahnya ke sungai tanpa melewati saluran pembuangan warga, bau tak sedap yang menjadi ciri khas limbah bekas pencucian kedelai bisa langsung hilang.

“Tidak ada yang protes karena baunya tidak lewat rumah warga,” jelas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

News
| Minggu, 05 April 2026, 05:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement