Tiga Pelaku Pencurian Tower BTS di Banyumas Dibekuk Polisi
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Foto ilustrasi peternakan domba - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN— Komoditas kambing dan domba semakin dilirik sebagai sumber penghasilan menjanjikan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Untuk memperkuat peluang tersebut, ratusan peternak mendapat pelatihan intensif guna meningkatkan kualitas budi daya dan hasil produksi.
Sebanyak 585 peternak dari berbagai kabupaten/kota di DIY mengikuti bimbingan teknis yang digelar Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada.
Program ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga difokuskan pada penerapan langsung di lapangan agar peternak mampu meningkatkan produktivitas sekaligus nilai jual ternak.
Dekan Fakultas Peternakan UGM, Budi Guntoro, mengatakan kambing dan domba memiliki peran strategis karena menjadi salah satu sumber pendapatan utama masyarakat di DIY.
Selain sebagai penghasil protein hewani, komoditas ini juga memiliki nilai ekonomi yang terus berkembang, terutama karena tingginya permintaan pasar.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini akan dilanjutkan dengan pendampingan selama satu bulan, sehingga peternak dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat.
Wilayah seperti di Kulon Progo, Sleman, Bantul, dan Gunungkidul selama ini dikenal sebagai basis produksi kambing dan domba pedaging.
Namun, peningkatan daya saing dinilai masih perlu didorong melalui penguatan kapasitas peternak, termasuk dalam manajemen usaha, kesehatan ternak, hingga efisiensi produksi.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Aris Eko Nugroho, menyebut produk olahan kambing dan domba juga menjadi daya tarik kuliner bagi wisatawan di Yogyakarta.
Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas bagi peternak lokal, terutama jika kualitas dan pengelolaan usaha terus ditingkatkan.
Selain itu, konsep “rojo koyo” yang dikenal di masyarakat Jawa turut memperkuat posisi ternak sebagai aset ekonomi penting bagi keluarga.
Meski demikian, pengembangan sektor ini tetap diarahkan pada prinsip berkelanjutan, dengan memperhatikan kesejahteraan hewan serta dampak lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.