Advertisement
Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY
Foto ilustrasi peternakan domba / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Komoditas kambing dan domba semakin dilirik sebagai sumber penghasilan menjanjikan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Untuk memperkuat peluang tersebut, ratusan peternak mendapat pelatihan intensif guna meningkatkan kualitas budi daya dan hasil produksi.
Sebanyak 585 peternak dari berbagai kabupaten/kota di DIY mengikuti bimbingan teknis yang digelar Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada.
Advertisement
Program ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga difokuskan pada penerapan langsung di lapangan agar peternak mampu meningkatkan produktivitas sekaligus nilai jual ternak.
Dekan Fakultas Peternakan UGM, Budi Guntoro, mengatakan kambing dan domba memiliki peran strategis karena menjadi salah satu sumber pendapatan utama masyarakat di DIY.
BACA JUGA
Selain sebagai penghasil protein hewani, komoditas ini juga memiliki nilai ekonomi yang terus berkembang, terutama karena tingginya permintaan pasar.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini akan dilanjutkan dengan pendampingan selama satu bulan, sehingga peternak dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat.
Wilayah seperti di Kulon Progo, Sleman, Bantul, dan Gunungkidul selama ini dikenal sebagai basis produksi kambing dan domba pedaging.
Namun, peningkatan daya saing dinilai masih perlu didorong melalui penguatan kapasitas peternak, termasuk dalam manajemen usaha, kesehatan ternak, hingga efisiensi produksi.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Aris Eko Nugroho, menyebut produk olahan kambing dan domba juga menjadi daya tarik kuliner bagi wisatawan di Yogyakarta.
Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas bagi peternak lokal, terutama jika kualitas dan pengelolaan usaha terus ditingkatkan.
Selain itu, konsep “rojo koyo” yang dikenal di masyarakat Jawa turut memperkuat posisi ternak sebagai aset ekonomi penting bagi keluarga.
Meski demikian, pengembangan sektor ini tetap diarahkan pada prinsip berkelanjutan, dengan memperhatikan kesejahteraan hewan serta dampak lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Proyek Irigasi Serentak Dibuka, Ribuan Lokasi Butuh Pendamping
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







