Advertisement
DBD Menurun, Warga Diminta Tetap Waspada
Advertisement
[caption id="attachment_381627" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/02/21/dbd-menurun-warga-diminta-tetap-waspada-381625/nyamuk-7" rel="attachment wp-att-381627">http://images.harianjogja.com/2013/02/Nyamuk-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" /> ilustrasi[/caption]
Advertisement
WONOSARI-Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul meminta kepada warga untuk tetap waspada terhadap keberadaan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan terdapat kecenderungan penurunan penderita DBD dalam sebulan terakhir. Jika sebelumnya, terdapat sebanyak 71 penderita, kini jumlah itu menjadi 21 orang.
“Alhamdulillah kasus DBD ini cenderung mulai ada penurunan,” katanya, Kamis (21/2/2013).
Meski begitu, kata Dewi dinas tetap berupaya untuk mencegah kenaikan jumlah penderita dengan jalan melalukan sosialisasi, pemberantasan sarang nyamuk hingga melakukan Pengasapan (vogging).
Menurut Dewi, menurunnya jumlah penderita DBD tak lepas dari kesiapsiagaan warga untuk mencegahnya dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan budaya menguras, menutup, dan mengubur benda-benda yang bisa digenangi air merupakan tindakan pencegahan efektif dalam mengatasi kasus DBD.
“Tindakan ini dipercaya sebagai langkah preventif yang dapat melindungi keluarga,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement




