Hasil Pertanian Wadas Menurun, Project Multatuli Soroti Dampaknya
Hasil pertanian Wadas menurun sejak penambangan Bendungan Bener. Project Multatuli menilai perubahan lingkungan turut mengubah pola hidup warga
Kabupaten Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN — Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sleman sejak awal April 2026 memicu puluhan pohon tumbang dan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mencatat telah menyalurkan 20 paket logistik untuk membantu warga terdampak.
Dalam empat hari terakhir, distribusi bantuan dilakukan sebagai respons cepat terhadap dampak hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di beberapa kapanewon.
Staf Darurat dan Logistik BPBD Sleman, Tri Tukijo, menjelaskan total 20 paket logistik yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan dasar.
“Sebanyak lima paket logistik makanan, lima paket makanan siap saji, dua unit selimut, dua unit tikar, satu paket perlengkapan kebersihan, dan lima unit terpal sudah kami distribusikan,” jelasnya.
BPBD Sleman melaporkan hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang terjadi pada Jumat (3/4/2026) siang hingga sore. Kondisi ini menyebabkan puluhan pohon tumbang serta kerusakan fasilitas umum dan rumah warga.
Berdasarkan data Pusdalops, peringatan dini cuaca ekstrem telah dikeluarkan sejak pukul 12.25 WIB. Hujan deras disertai petir dan angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 12.35 WIB dan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB.
Depok dan Cangkringan Paling Terdampak
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menyebut Kapanewon Depok dan Cangkringan menjadi wilayah paling terdampak.
Di Depok, pohon tumbang menimpa mobil di Jalan Lingkar Utara, merusak kios dan jaringan listrik di kawasan Gejayan, serta menimpa area parkir hotel. Selain itu, atap Masjid Prayan Raya dilaporkan terangkat akibat angin kencang.
Sementara di Cangkringan, pohon tumbang menutup akses jalan dan menimpa rumah warga di wilayah Wukirsari dan Umbulharjo. Beberapa rumah juga mengalami kerusakan pada bagian atap, serta terdapat laporan kerusakan bangunan bengkel.
Ancaman Masih Berlanjut, Warga Diminta Waspada
Insiden tambahan terjadi di Soropadan, Condongcatur, saat cabang pohon beringin berdiameter sekitar 30 sentimeter patah dan menjuntai di atas jalan, membahayakan pengguna jalan.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman bersama unsur TNI, Polri, PLN, relawan, dan warga terus melakukan penanganan di lokasi terdampak.
“Penanganan dilakukan melalui pembersihan material pohon tumbang dan koordinasi lintas instansi,” kata Bambang.
Seusai rangkaian kejadian tersebut, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa. Namun, kerusakan material masih terus didata hingga pembaruan terakhir pukul 18.30 WIB.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat disertai angin kencang yang masih berpeluang terjadi di wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil pertanian Wadas menurun sejak penambangan Bendungan Bener. Project Multatuli menilai perubahan lingkungan turut mengubah pola hidup warga
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Senin 6 Juli 2026 didominasi kondisi cerah. Kulonprogo berpotensi mengalami kabut yang dapat mengurangi jarak pandang.
Cristiano Ronaldo memastikan Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhirnya. CR7 berharap Portugal terus melaju dan mengakhiri karier internasional.
Erling Haaland menyamai Messi dan Mbappe dengan tujuh gol. Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 semakin sengit memasuki fase gugur.
Norwegia singkirkan Brasil 2-1 di 16 besar Piala Dunia 2026! Erling Haaland cetak dua gol, Bruno Guimaraes gagal penalti. Norwegia ke perempat final.
Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia. Haaland cetak dua gol, Nyland jadi pahlawan.