Libur Program MBG, Harga Bahan Pokok di Sleman Kompak Turun
Harga bahan pokok di Sleman turun selama Juni 2026, diduga akibat liburnya program MBG saat libur sekolah.
Kabupaten Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN — Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sleman sejak awal April 2026 memicu puluhan pohon tumbang dan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mencatat telah menyalurkan 20 paket logistik untuk membantu warga terdampak.
Dalam empat hari terakhir, distribusi bantuan dilakukan sebagai respons cepat terhadap dampak hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di beberapa kapanewon.
Staf Darurat dan Logistik BPBD Sleman, Tri Tukijo, menjelaskan total 20 paket logistik yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan dasar.
“Sebanyak lima paket logistik makanan, lima paket makanan siap saji, dua unit selimut, dua unit tikar, satu paket perlengkapan kebersihan, dan lima unit terpal sudah kami distribusikan,” jelasnya.
BPBD Sleman melaporkan hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang terjadi pada Jumat (3/4/2026) siang hingga sore. Kondisi ini menyebabkan puluhan pohon tumbang serta kerusakan fasilitas umum dan rumah warga.
Berdasarkan data Pusdalops, peringatan dini cuaca ekstrem telah dikeluarkan sejak pukul 12.25 WIB. Hujan deras disertai petir dan angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 12.35 WIB dan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB.
Depok dan Cangkringan Paling Terdampak
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menyebut Kapanewon Depok dan Cangkringan menjadi wilayah paling terdampak.
Di Depok, pohon tumbang menimpa mobil di Jalan Lingkar Utara, merusak kios dan jaringan listrik di kawasan Gejayan, serta menimpa area parkir hotel. Selain itu, atap Masjid Prayan Raya dilaporkan terangkat akibat angin kencang.
Sementara di Cangkringan, pohon tumbang menutup akses jalan dan menimpa rumah warga di wilayah Wukirsari dan Umbulharjo. Beberapa rumah juga mengalami kerusakan pada bagian atap, serta terdapat laporan kerusakan bangunan bengkel.
Ancaman Masih Berlanjut, Warga Diminta Waspada
Insiden tambahan terjadi di Soropadan, Condongcatur, saat cabang pohon beringin berdiameter sekitar 30 sentimeter patah dan menjuntai di atas jalan, membahayakan pengguna jalan.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman bersama unsur TNI, Polri, PLN, relawan, dan warga terus melakukan penanganan di lokasi terdampak.
“Penanganan dilakukan melalui pembersihan material pohon tumbang dan koordinasi lintas instansi,” kata Bambang.
Seusai rangkaian kejadian tersebut, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa. Namun, kerusakan material masih terus didata hingga pembaruan terakhir pukul 18.30 WIB.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat disertai angin kencang yang masih berpeluang terjadi di wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga bahan pokok di Sleman turun selama Juni 2026, diduga akibat liburnya program MBG saat libur sekolah.
Cek jadwal lengkap KRL Jogja–Solo Senin 6 Juli 2026. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan fleksibel dari Jogja ke Solo.
Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026. Oyarzabal percaya diri, cek prediksi skor dan susunan pemain.
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong bertemu di Leaders’ Retreat 2026 Jakarta, bahas kerja sama strategis dan proyek bilateral.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.