Tempe Pondoh Sleman Dipatenkan, Nyaris Diklaim Pihak Lain!
Tempe Pondoh Sleman resmi dilindungi hukum. Pernah ada upaya klaim dari luar, Pemkab kini bergerak cepat amankan warisan budaya.
Foto ilustrasi SPMB jenjang SMP dibuat dengan artificial intelligence.
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman membagi jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi tiga kategori, yakni Prestasi Umum, Prestasi Khusus, dan Prestasi Daerah. Khusus jalur Prestasi Khusus, hanya enam jenis kompetisi nasional yang diakui sebagai dasar seleksi penerimaan siswa baru SMP.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk menyaring calon murid berprestasi yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik pada ajang resmi tingkat nasional dalam kurun 2023 hingga 2026. Jalur Prestasi Khusus juga memiliki kuota paling kecil dibanding jalur prestasi lainnya.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Disdik Sleman, Ponidi mengatakan Jalur Prestasi Khusus diperuntukkan bagi calon murid yang meraih juara 1, 2, dan 3 atau medali emas, perak, dan perunggu dalam sejumlah kompetisi nasional.
Enam ajang yang menjadi acuan seleksi meliputi Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Kompetisi Sains Madrasah (KSM), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSSN) 2023–2024, Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLSSSN) 2025, serta lomba Bertutur Perpustakaan Nasional RI.
“Jalur Prestasi Khusus juga dilaksanakan dengan kuota paling banyak lima persen dari daya tampung sekolah,” kata Ponidi dihubungi, Jumat (16/5/2026).
Jalur Prestasi Khusus dapat diikuti calon murid dari Sleman maupun luar daerah. Selain itu, peserta tidak dibatasi aturan masa penerbitan kartu keluarga (KK) minimal satu tahun seperti pada beberapa jalur penerimaan lainnya.
Tahapan pendaftaran dimulai dengan pengajuan akun secara daring melalui laman SPMB Sleman pada Selasa (9/6) pukul 08.00 WIB hingga Rabu (10/6) pukul 10.00 WIB.
Setelah itu, calon murid wajib melakukan pengumpulan berkas, verifikasi, dan pencetakan aktivasi akun di sekolah tujuan pada Selasa (9/6) pukul 08.00 WIB sampai Rabu (10/6) pukul 13.00 WIB.
Pendaftaran sekolah tujuan dilakukan secara online melalui laman yang sama pada Selasa (9/6) pukul 08.00 WIB hingga Rabu (10/6) pukul 14.00 WIB. Hasil seleksi diumumkan di sekolah tujuan pada Kamis (11/6) pukul 08.00 WIB.
Calon murid yang dinyatakan diterima wajib melakukan daftar ulang di sekolah penerima pada Kamis (11/6) pukul 09.00–11.30 WIB.
Sementara itu, Staf Seksi Kelembagaan Bidang SMP Disdik Sleman, Erlangga Mahardhika mengatakan total kuota Jalur Prestasi dalam SPMB Sleman 2026 mencapai maksimal 35% dari daya tampung sekolah.
Rinciannya, Jalur Prestasi Umum mendapat kuota 28%, Prestasi Khusus 5%, dan Prestasi Daerah 2%. Apabila kuota Prestasi Khusus maupun Prestasi Daerah tidak terpenuhi, sisa kuota akan dialihkan ke Jalur Prestasi Umum dengan batas maksimal tetap 35%.
“Kalau Jalur Prestasi Khusus dan Daerah tidak terpenuhi, kuota sisa dua jalur ini akan kembali ke Jalur Prestasi Umum dengan kuota maksimal 35 persen,” kata Erlangga, Sabtu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tempe Pondoh Sleman resmi dilindungi hukum. Pernah ada upaya klaim dari luar, Pemkab kini bergerak cepat amankan warisan budaya.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.