Advertisement
Diduga Mengintimidasi Pengelola Wisata Gua Pindul, Anggota DPRD Gunungkidul Dilaporkan ke Polisi
Advertisement
[caption id="attachment_382308" align="alignleft" width="275"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/02/24/diduga-mengintimidasi-pengelola-wisata-gua-pindul-anggota-dprd-gunungkidul-dilaporkan-ke-polisi-382307/goa-pindul-4" rel="attachment wp-att-382308">http://images.harianjogja.com/2013/02/Goa-Pindul-3.jpeg" alt="" width="275" height="183" /> Gua Pindul.dok[/caption]
GUNUNGKIDUL-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul dari Partai Amanat Nasional (PAN), Edy Purwanto dilaporkan ke polisi oleh pengelola Objek Wisata Gua Pindul, Minggu (24/2/2013) dini hari.
Advertisement
Edy Purwanto diduga telah mengintimidasi 2 dari tiga pengelola wisata gua pindul, yaitu Dewa Bejo dan Panca Wisata yang sekretariatnya berlokasi di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan karangmojo.
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com di lokasi kejadian, Edy Purwanto datang bersama 8 orang, yang diantaranya adalah pemilik tanah di atas Gua Pindul Atik Damayanti beserta kuasa hukumnya, Sabtu (23/2/2013) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka langsung menuju sekretariat Panca Wisata.
Tanpa banyak kata-kata, Edy dan kawan-kawan langsung mengerubuti Warman, koordinator Panca Wisata, sambil menunjuk-nunjuk muka Warman, Edy mengeluarkan kata-kata yang kasar dan mengancam akan menutup goa pindul bagi semua pengelola wisata.
Setelah dari Panca Wisata Edy kemudian menuju sekretariat Dewa Bejo dengan mengeluarkan kata-kata yang sama.
Warman mengaku belum bisa bercerita panjang lebar terkait kejadian tersebut. Dia hanya berkata, sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Gunungkidul, sekitar pukul 02.00 WIB. Dirinya juga mengaku masih menyimpan rekaman bentuk intimidasi politisi PAN itu.
“Memang semalam ada tamu tak diundang yang membuat saya kaget. Saya masih puyeng belum bisa menceritakan kasus ini. Nanti pasti saya membeberkannya. Rekaman juga saya ada,” ucapnya.
Warman sudah melaporkan kasus tersebut ke polisi.
“Mereka [Edy] kesini dalam keadaan mabuk” sambung Warman.
Hingga Minggu Siang, beberapa personil polisi dan TNI dari Koramil Karangmojo masih berjaga-jaga di lokasi untuk menghindari gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat.
“Sudah kondusif. Dari malam kita sudah disini,” kata Danramil Karangmojo Kapten inf Suparno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement





