Advertisement
TRAGEDI LAPEN BAG II: Polisi Selalu Berjanji Memberantas Lapen
Advertisement
http://images.harianjogja.com/2013/02/Korban_tewas9.jpg" alt="" width="293" height="225" />SOLO -- Sudah puluhan nyawa melayang setelah menegakhttp://www.harianjogja.com/baca/2013/02/25/waduh-gara-gara-lapen-1-tewas-11-mahasiswa-masuk-rs-382825"> lapen. Racikan cairan yang tidak pas disinyalir menjadi penyebab nyawa melayang. Akibat fatal meminum lapen tak hanya kematian tapi juga kebutaan, kerusakan ginjal akut.
Pada 2010 lalu, sebanyak 16 orang tewas karena menegak lapen di Jogja. Akibat hal itu, lima penjual minuman keras oplosan jenis lapen ditahan pihak Kepolisian Jogja. Kasus kematian akibat lapen msih terus terjadi sampai saat ini.
Advertisement
Selain kematian kasus kebutaan akibat lapen juga cukup banyak di Jogja. Berdasar penelitian Persatuan Dokter Mata Seluruh Indonesia (Perdami) DIY, setiap 3 bulan selalu ada pasien yang mengalami kebutaan akibat lapen.
Menurut Ketua Perdami DIY Prof dr Suhardjo, lapen diindikasi menyebabkan kebutaan, mulai dari buta ringan, sebagian, hingga buta total.
Biang kematian dan kebutaan adalah senyawa methanol dalam lapen. Racun metahol itu masuk ke darah dan mengalir ke seluruh tubuh termasuk mata dan otak. Pada dosis tinggi bisa mengakibatkan perdarahan otak hingga meninggal. Pada dosis ringan, pengonsumsi methanol akan mengalami mual-mual dan penglihatan menjadi kabur.
Meski peredarannya cukup bebas dan efek negatifnya membuat puluhan nyawa melayang, tapi tak mudah bagi kepolisian di Jogja untuk memberantas peredaran lapen. Buktinya, meski fenomena kematian sudah sering terjadi tapi peredaran tetap saja terjadi.
Kapolsek Gondokusuman, Jogja, Kompol Hadi Sutomo kepada harianjogja.com, Senin (25/2/2013,menuturkan pihaknya tidak akan pandang bulu terkait peredaran minuman keras di wilayahnya. Kepolisian, sambungnya, terus melakukan razia untuk memberantas miras tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement




