Advertisement
Jomblang Resort Tak Punya Izin Tertulis
Advertisement
[caption id="attachment_385323" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/03/05/jomblang-resort-tak-punya-izin-tertulis-385322/gua-jomblang" rel="attachment wp-att-385323">http://images.harianjogja.com/2013/03/Gua-Jomblang-370x259.jpg" alt="" width="370" height="259" /> Gua Jomblang-detikTravel[/caption]
Advertisement
WONOSARI–Keberadaan Jomblang Resort sebagai pengelola wisata minat khusus Gua Jomblang tidak memiliki izin tertulis dari Pemkab Gunungkidul.
Selama ini, perizinan yang diturunkan baru sebatas izin lisan dari pihak Pemkab kepada siapa saja yang ingin mengelola obyek wisata alam.
Pemilik Jomblang Resort, Cahyo Alkantana meralat penyataan Manager Operasional resortnya, Kurniawan. Kurniawan sebelumnya mengatakan bahwa sudah ada Surat Keputusan dari Bupati yang menyatakan bahwa mereka memiliki hak pengelolaan gua.
Cahyo mengatakan, sudah sejak lama mengajukan izin untuk mengelola Gua Jomblang, tetapi karena prosesnya lama, izin itu hingga kini belum turun. Namun, dia mengaku telah mendapatkan restu dari pemkab untuk menjalankan usaha pengelolaan wisata.
“Secara prinsip Pemkab sudah merestui kami untuk menjalankan usaha ini sambil menunggu izin keluar,” katanya, Selasa (5/3/2013).
Meski belum memiliki izin tertulis, Cahyo mengatakan pihaknya keberatan bila ada pengelola lain yang ingin ikut mengelola gua Jomblang.
Dia menegaskan, apa yang dilakukannya adalah upaya penyelamatan gua, bila terlalu banyak pintu, dikhawatirkan akan merusak gua.
“Selain itu wisata ini tidak seperti pindul yang seribu orang bisa masuk. Disini sehari cuma 25 orang, masa mau direbutkan,” bebernya.
Cahyo juga menjelaskan, pihaknya tidak pernah bermasalah dengan pihak luar yang ingin masuk selama mereka memiliki kemampuan dan perlengkapan sendiri. Tetapi dia menolak tegas bila ada pihak luar yang membawa tamu masuk ke gua.
“Kalau ada apa-apa, siapa yang mau tanggungjawab? Makanya kadang saya tegur kalau ada Mapala yang membawa tamu masuk,” kata Cahyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




