Advertisement
Buron Kejari Sleman Masih 15 Orang
Advertisement
[caption id="attachment_395529" align="alignleft" width="314"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/10/buron-kejari-sleman-masih-15-orang-395528/borgol-ilustrasi-antara-2" rel="attachment wp-att-395529">http://images.harianjogja.com/2013/04/Borgol-Ilustrasi-Antara1.jpg" alt="" width="314" height="209" /> Foto Ilustrasi Borgol
JIBI/Antara[/caption]
SLEMAN-Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman, masih panjang. Ada 15 orang masih buron. Hari ini Rabu (10/4) Kejari Sleman kembali menangkap satu DPO.
Advertisement
Kasi Pidum Kejari Sleman Agus Eko Purnomo mengatakan kali ini pihaknya menangkap oknum notaris yang menjadi terpidana kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Tagor Simanjuntak, 49. Tagor menjadi DPO selama tiga tahun.
Kasi Intelejen Kejari Sleman, Muhammad Anshar Wahyuddin menambahkan, pascapenangkapan Tagor kini jumlah DPO Kejari Sleman menjadi 15 orang.
Dalam delapan bulan terakhir, Kejaksaan telah menangkap sepuluh buronan dan dua diantaranya merupakan tersangka kasus korupsi.
“Kami berharap semua DPO ini bisa segera tertangkap agar penegakan hukum yang lain juga bisa terus berjalan,” tambah Anshar.
Menurut Kajari Sleman, Jacob Hendrik Pattipeilohy masalah DPO ini menjadi fokus, karena masih banyak tunggakan yang perlu diselesaikan.
“Ini PR [Pekerjaan Rumah] kami dan harus kami selesaikan. Kami masih punya tanggungan sampai 15 orang banyaknya,” kata Jacob saat menggelar konferensi pers penangkapan DPO, tadi siang.
Jacob menambahkan, dengan penuntasan kasus ini diharapkan masyarakat bisa kembali percaya dengan proses penegakan hukum di Indonesia.
Pasalnya dengan banyaknya utang ini membuat masyarakat tidak menaruh rasa hukum pada penyelesaian hukum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kebijakan Luar Negeri Trump Mengeras, Targetkan Greenland-Iran
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Mulai 2026, Gaji Guru PPPK Bantul Minimal Setara UMK
- Investor Celosia Bidik Pantai Baron untuk Wisata Taman Bunga
- Lurah Sampang Dipecat, Pemkab Gunungkidul: Tak Ada Pemilihan Pengganti
- Korsleting dan Elpiji Picu Kebakaran di Jogja
- Kebakaran Rumah di Kasihan Bantul, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta
Advertisement
Advertisement



