DUGAAN KORUPSI SERTIFIKASI : Kejaksaan Geledah Kantor Desa Trimulyo

13 Juni 2013 17:39 WIB Bhekti Suryani Bantul Share :

[caption id="attachment_415496" align="alignleft" width="297"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/13/dugaan-korupsi-sertifikat-kejaksaan-geledah-kantor-desa-trimulyo-415489/hakim-ilustrasi-reuters-5" rel="attachment wp-att-415496">http://images.harianjogja.com/2013/06/hakim-ilustrasi-reuters.jpg" alt="" width="297" height="223" /> Foto Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Reuters[/caption]

BANTUL- Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul menggeledah Kantor Desa Trimulyo Jetis dan menyita sejumlah dokumen terkait dugaan korupsi sertifikasi tanah di daerah tersebut, yang dilaksanakan lewat program Layanan Rakyat sertifikasi Tanah (Larasita).

Sekitar pukul 08.30 WIB sebanyak 12 personil kejaksaan tiba di Kantor Desa Trimulyo, Jetis, Bantul di Jalan Imogiri Timur, Kamis (13/6/2013).

Sebanyak empat penyidik dikerahkan untuk menggeledah dan menyita sejumlah dokumen di Kantor Desa. Adapun personil lainya berjaga di dalam dan luar ruangan.

Pantauan Harianjogja.com, sejumlah berkas berhasil disita tim penyidik. Diantaranya setumpuk dokumen yang tersimpan dalam kotak map, serta sejumlah berkas lainya yang terkait program Larasita.

“Ada empat penyidik di dalam,” kata salah seorang staf Kejari Bantul yang tak mau disebut namanya.

Pemeriksaan dan penggeledahan terutama dilakukan di ruang Kabag Keuangan Desa Trimulyo, Jetis.

Baru sekitar pukul 11.00 WIB penggeledahan selesai. Namun tak ada satu pun Penyidik Kejaksaan yang memberi keterangan ke awak media terkait penggeledahan tersebut.

Salah seorang personil Kejaksaan Doni Eko Cahyono hanya membenarkan bahwa penggeledahan tersebut terkait kasus sertifikasi tanah Larasita. “Ya Larasita,” ujar Doni singkat.