DANA KUNKER : Bolos Kunker 2 Hari Uang Saku Penuh

18 Juni 2013 11:11 WIB Ujang Hasanudin Gunungkidul Share :

[caption id="attachment_416934" align="alignleft" width="448"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/18/dana-kunker-bolos-kunker-2-hari-uang-saku-penuh-416933/uang-rupiah-ditangan-reuters" rel="attachment wp-att-416934">http://images.harianjogja.com/2013/06/uang-RUPIAH-ditangan-REUTERS.jpg" alt="" width="448" height="307" /> Foto Ilustrasi Rupiah
JIBI/Harian Jogja/Reuters[/caption]

GUNUNGKIDUL—Agung Nugroho, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunungkidul dari Komisi D, hanya ikut tiga hari dari jatah kunjungan kerja lima hari di Bandar Lampung, Lampung. Agung Jagal, sapaan akrabnya, mengambil jatah anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dengan penuh. Sampai Senin (17/6/2013) kemarin dia belum mengembalikan uang kelebihan perdin.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Gunungkidul Margiyo mengakui Agung mencairkan anggaran SPPD untuk lima hari kunjungan kerja. “Kami sudah klarifikasi dia [Agung Nugroho] cairkan SPPD untuk lima hari,” katanya, kemarin.

Margiyo berharap wakil rakyat mengedepankan etika. Badan Kehormatan juga akan memberikan teguran kepada Agung Jagal karena pencairan SPPD rawan menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Sekretaris DPRD Gunungkidul Tujuh Priyono mengaku akan berkoordinasi dengan Agung Nugroho terkait dengan kunjungan kerjanya yang tidak penuh ke Bandar lampung. “Paling tidak harus mengembalikan sisa kunjungan yang tidak digunakan dua hari itu,” katanya.

Ketua Lembaga Kajian dan Studi Sosial Gunungkidul Aminudin Aziz menilai perbuatan anggota Dewan yang tidak menggunakan dana sebagaimana mestinya tidak layak dilakukan. Dia pun mendesak BK untuk menyampaikan kepada publik nama anggota Dewan yang menyelewengkan kekuasaan. “Perlu segera mendapat tindakan tegas,” katanya.

Komisi D menggelar kunjungan kerja masalah kesehatan dan peraturan daerah ke Bandar Lampung selama lima hari pada Senin-Jumat pekan lalu. Saat itu, Agung Jagal ternyata tidak ikut dalam rombongan.

Dia menyusul dua hari kemudian. Artinya, Agung Nugroho hanya tiga hari kunker. Belakangan diketahui wakil rakyat itu mencairkan dana SPPD selama lima hari kunker.

Saat akan dimintai konfirmasi di Gedung DPRD pada Senin kemarin, Agung Nugroho menghilang. Beberapa wartawan sempat melihat Agung ikut rapat Alat Kelengkapan Dewan namun saat rapat ditunda beberapa waktu, Agung Jagal sudah tidak ada. Nomor ponsel pun saat dihubungi tidak diangkat padahal terdengar nada panggil dari seberang telepon.