Kenaikan Harga BBM : Di Kota Jogja Harga Bensin Eceran Masih Rp5.000

19 Juni 2013 16:36 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

[caption id="attachment_417467" align="alignleft" width="314"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/19/kenaikan-harga-bbm-di-kota-jogja-harga-bensin-eceran-masih-rp5-000-417459/bensin-eceran-antara-2" rel="attachment wp-att-417467">http://images.harianjogja.com/2013/06/bensin-eceran-ANTARA1.jpg" alt="" width="314" height="224" /> Foto Bensi Eceran
JIBI/Harian Jogja/Antara[/caption]

JOGJA-Pengecer bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium di Kota Jogja memilih untuk tidak menaikkan harga jual meskipun di beberapa wilayah seperti Kabupaten Gunung Kidul sudah terjadi http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/19/kenaikan-harga-bbm-belum-resmi-naik-harga-bensin-eceran-capai-rp7-000-417321" target="_blank">kenaikan harga premium di tingkat pengecer.

"Harga jualnya masih tetap sama Rp5.000 per liter. Saya tidak berani menaikkan harga. Nanti justru menimbulkan persepsi lain di masyarakat," kata pengecer di Jalan Kenari Mangudi, Jogja, Rabu (19/6/2013).

Ia pun mengatakan, stasiun pengisian bahan bakar umum tetap memberlakukan pembatasan pembelian premium yaitu maksimal 20 liter per hari dengan menunjukkan surat rekomendasi dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Jogja.

"Sesuai surat, saya membeli premium di SPBU Jalan Wonosari. Jatah 20 liter per hari pun biasanya tidak langsung habis," katanya.

Ia mengatakan, apabila sudah ada pengumuman resmi kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi, akan segera membeli premium. "Jika SPBU melayani, maka saya akan membelinya. Tetapi kalau SPBU tidak melayani, saya memilih tidak berjualan saja sementara," katanya.

Hal senada dinyatakan Mujiono yang belum menaikkan harga jual premium eceran. "Memang tidak ada kenaikan harga eceran. Mencari bensin juga masih mudah asal menunjukkan rekomendasi," lanjutnya yang berjualan di Jalan Ipda Tut Harsono.